Kapal Induk KRI Sriwijaya juga bakal Dipakai untuk Tangani Bencana: Distribusi Bantuan hingga Evakuasi Korban
"Kemampuan ini sangat penting bagi Indonesia yang memiliki wilayah laut yang luas, ribuan pulau dan risiko bencana yang tinggi," kata Rico.
Pengembangan KRI Sriwijaya-100 turut menjadi bagian dari upaya memperkuat industri pertahanan nasional. Keterlibatan industri dalam negeri dalam proses pemeliharaan dan modifikasi kapal diharapkan meningkatkan penguasaan teknologi, pengetahuan, serta kapasitas industri pertahanan Indonesia.
Untuk mendukung pelaksanaan tugasnya, awak TNI Angkatan Laut (AL) juga dipersiapkan agar mampu mengoperasikan kapal secara profesional, baik dalam operasi pertahanan maupun misi kemanusiaan.
Rico menjelaskan, nama Sriwijaya dipilih untuk mengingatkan kembali kejayaan Indonesia sebagai bangsa maritim.
"Nama Sriwijaya mengingatkan kita pada sejarah besar Indonesia sebagai bangsa maritim. Hari ini, semangat itu kembali dihadirkan dalam kekuatan pertahanan modern," katanya.
Editor: Reza Fajri