Kapasitas Bus Terbatas, Jemaah Haji Gelombang Kedua Diminta Tak Beli Oleh-Oleh di Makkah
JAKARTA, iNews.id - Jemaah haji Indonesia yang masuk gelombang kedua diminta tidak membeli oleh-oleh di Makkah. Sebab bus yang memberangkatkan jemaah dari Makkah ke Madinah sangat terbatas kapasitas bagasinya.
"Diimbau agar jemaah jangan semua barang dibeli di Makkah dibawa semua ke Madinah. Itu bisa jadi problem nanti. Kalau jemaah membawa barang bawaan berlebih dengan setiap bus diisi 45 orang, maka akan kesulitan membawanya di bagasi bus yang kapasitasnya terbatas,” ujar Kepala Seksi Transportasi Daerah Kerja Makkah Asep Subhana dikutip dalam laman resmi Kemenag, Kamis,(21/07/2022).
"Jadi jemaah kalau mau belanja-belanja nanti di Madinah saja, karena jemaah nanti pulang ke Tanah Air melalui Bandara Madinah,” tutur Asep.
Walaupun barang jemaah yang tertinggal di Makkah juga akan diangkut menuju Madinah, namun ada proses waktu. “Kita kumpulkan dulu barang-barang tersebut dari beberapa kloter, baru nanti kita kirim ke Madinah menggunakan truk,” tuturnya.
Kemudian dari sisi petugas, lanjutnya mereka harus mengecek dengan teliti setiap bus sesuai spesifikasi yang tertera di kontrak.
“Kalau bus yang mengangkut jemaah di luar spesifikasi kontrak, petugas tersebut harus lapor ke Daker, nanti dalam waktu satu jam kendaraan itu harus kita ganti,” ujarnya.
Selanjutnya, kata Asep, petugas juga harus menata koper-koper jemaah supaya seoptimal mungkin dapat terangkut bus tersebut.
Diketahui, pada hari ini jamaah haji yang datang ke Tanah Suci pada gelombang ke 2, mulai diberangkatkan ke Madinah secara bertahap. Setidaknya ada lima kloter yang diberangkatkan ke Madinah dengan total kurang lebih 1.932 jemaah.
Editor: Faieq Hidayat