Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada Karhutla! 1.483 Titik Panas Terdeteksi di Kalimantan Barat
Advertisement . Scroll to see content

Kapolda-Pangdam Terancam Dicopot jika Gagal Tangani Karhutla, Istana Buka Suara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:34:00 WIB
Kapolda-Pangdam Terancam Dicopot jika Gagal Tangani Karhutla, Istana Buka Suara
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Foto: Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago soal ancaman pencopotan pejabat daerah yang gagal mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dia mengatakan, pemerintah belum sampai pada tahap membahas pencopotan pejabat seperti Kapolda, Kapolres, maupun Pangdam.

Saat ini, kata dia, pemerintah masih memusatkan perhatian pada upaya memadamkan karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah.

“Ya pertama tentu kita belum sampai ke sana ya. Karena yang paling penting petunjuk Bapak Presiden, satu, segera untuk kita bisa atasi mengenai Karhutla itu,” kata Prasetyo di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Prasetyo pun menekankan Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan pemerintah untuk bergerak cepat mengatasi karhutla. Pemerintah pusat juga memastikan dukungan penuh terhadap pemerintah daerah dan seluruh unsur yang berada di lapangan.

“Kemudian juga beliau sebagaimana kemarin juga kami sampaikan bahwa pemerintah pusat mendukung penuh ya, mendukung penuh apa pun yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah, oleh BNPB, oleh teman-teman Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan, oleh pemerintah provinsi, maupun contoh misalnya di Bromo oleh Balai Taman Nasional, kita dukung penuh gitu,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut