Kapolda Sumsel Pastikan Pelayanan Maksimal bagi Pemudik, Siagakan 2.361 Personel
Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho menegaskan bahwa Operasi Ketupat Musi 2026 bukan semata agenda rutin pengamanan tahunan, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Operasi Ketupat Musi 2026 bukan sekadar operasi kepolisian. Ini adalah bentuk kehadiran negara untuk memastikan setiap pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan setiap keluarga dapat merayakan Idulfitri dengan tenang,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya mengimbau masyarakat agar memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah disiapkan selama operasi berlangsung, termasuk pos-pos pelayanan yang tersebar di sepanjang jalur mudik. Ia juga mengajak masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami telah menyiapkan pos pelayanan di sepanjang jalur mudik. Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi petugas kami. Mudik aman adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Operasi Ketupat Musi 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Selama periode tersebut, seluruh personel pengamanan akan disiagakan secara maksimal di berbagai titik strategis guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” Polda Sumatera Selatan bersama TNI dan pemerintah daerah berkomitmen memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik agar masyarakat dapat menjalankan mudik serta merayakan Idulfitri dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan
Editor: Puti Aini Yasmin