Kapolri: Kalau Dirnarkoba-nya Ayam Sayur, Saya Cari Pemain Pengganti

Antara, Kiswondari Pawiro · Rabu, 30 September 2020 - 17:31 WIB
Kapolri: Kalau Dirnarkoba-nya Ayam Sayur, Saya Cari Pemain Pengganti

Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kapolri Jenderal Idham Azis akan mencopot anggota yang terbukti tidak becus memberantas peredaran narkoba di wilayahnya. Sikap tegas Kapolri itu ditujukan kepada para Direktur Reserse Narkorba di Polda seluruh Indonesia.

Idham mengancam akan memasukkan pemain pengganti untuk Dirnarkoba di Provinsi yang tidak bisa menindak tegas bandar-bandar narkoba. "Saya sudah bilang ke semua Dirnarkoba, kalau dia takut-takut, saya cari pemain pengganti. Banyak pemain pengganti itu, kalau Dirnarkoba-nya 'ayam sayur'," katanya.

Hal itu disampaikan Idham dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi III DPR secara daring, di Jakarta, Rabu (30/9/2020). Idham menegaskan, dia ingin semua Dirnarkoba tidak ada yang tidak bisa menindak bandar narkoba dengan tegas atau dibahasakannya, seperti 'ayam sayur'.

Dalam kesempatan itu, Idham kembali menegaskan komitmennya untuk memberantas bandar-bandar narkoba yang mau merusak generasi bangsa. "Sampai hari ini saya belum cabut perintah saya untuk menindak tegas kepada seluruh bandar-bandar (narkoba), apalagi yang dari luar negeri mau merusak generasi bangsa kita ini. Saya akan ambil alih tanggung jawab itu," ujarnya.

Idham mengatakan, polisi tidak boleh membiarkan apabila ada yang mencoba memasukkan narkoba di Indonesia. Polisi harus memberikan tindakan tegas dan terukur sesuai dengan SOP untuk menyikapi maraknya peredaran narkoba.

Seperti yang dilaporkan anggota Komisi VIII DPR Iskan Qolba Lubis pada Rapat Paripurna DPR Selasa kemarin, tentang adanya pelabuhan-pelabuhan tikus tempat masuknya narkoba dari luar negeri ke daerah pemilihannya. Pelabuhan-pelabuhan tikus itu diungkapkan Iskan berada di Sei Rampah (Serdang Bedagai), Tanjung Balai, dan Mandailing Natal.

Dalam kesempatan itu, Idham memuji Dirnarkoba Polda Metro Jaya, Sumatra Utara dan Riau yang berkinerja baik. "Itu kayak Dirnarkoba Metro bagus itu, Dirnarkoba Sumut, Riau, saya suka itu. Saya bahkan tanya nomor sepatunya itu, pak. Berapa itu nomor sepatunya para Dir," ucapnya.

Idham juga berjanji di depan Komisi III DPR akan terus menjaga komitmennya untuk tetap tegak lurus menegakkan hukum di Indonesia hingga akhir jabatannya nanti. Dia memastikan komitmennya itu tak akan pernah surut.

"Di akhir masa jabatan saya, saya tidak akan pernah surut untuk menegakkan semua, apakah itu penambangan ilegal, apakah itu Minyak dan Gas, apakah itu tambang, apakah itu proyek-proyek di Polri ini. Saya sudah bilang sama Asisten Perencanaan dan Anggaran Polri, semua tegak lurus saja. Saya juga tidak kenal itu vendor, tidak kenal rekanan, saya lurus-lurus saja begitu," tuturnya.

Editor : Djibril Muhammad