Kapolri Listyo Sigit Buka Suara usai Diisukan bakal Diganti
JAKARTA, iNews.id -Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara terkait kabar Surat Presiden atau Surpres pergantian Kapolri ke DPR. Kabar tersebut diketahui tidak benar alias hoaks.
Sementara itu, Kapolri menegaskan pergantian jabatannya adalah hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
"Itu prerogatif Presiden. Jadi, buat kita prajurit apa pun dilaksanakan. Kita menunggu saja," kata Sigit di Kantor Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).
Lebih lanjut, Sigit memastikan isu tersebut tidak mengganggu kinerja dirinya sebagai pimpinan maupun bagi kepolisian sendiri.
"Oh, nggak. Sangat tidak (mengganggu)," ujar Sigit.
Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman merespons isu Surat Presiden (Surpres) terkait pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Menurutnya tidak benar ada surat tersebut.
"Tidak benar ada surat presiden soal penggantian Kapolri," ujar Habiburokhman dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).
Legislator dari Fraksi Partai Gerindra ini mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan isu yang tak benar.
"Kami mengimbau, baiknya masyarakat jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar dan tidak ada dasarnya," katanya.
Editor: Reza Fajri