Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mutasi Polri! Kapolda Sulut dan Papua Barat Daya Diganti, 344 Pati-Pamen Dapat Promosi
Advertisement . Scroll to see content

Kapolri Mutasi 424 Jabatan, 344 Personel Dapat Promosi

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:32:00 WIB
Kapolri Mutasi 424 Jabatan, 344 Personel Dapat Promosi
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi terhadap 424 Pati dan Pamen di lingkungan Polri. (Foto: Dok. Polri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi terhadap 424 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di lingkungan Polri.

Mutasi ini tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026, yakni ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026.

Dari total personel yang dimutasi, sebanyak 344 orang mendapatkan promosi atau penempatan pada jabatan baru. Sementara lainnya mendapat penugasan untuk menyelesaikan atau mengikuti pendidikan hingga memasuki masa pensiun.

Rotasi tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan. Mutasi dilakukan sebagai bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier, penyegaran, serta penyesuaian kebutuhan organisasi.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menjelaskan, mutasi dan rotasi merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi dan karier personel.

"Mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel. Penempatan pada jabatan baru tentunya telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta tantangan tugas yang dihadapi," kata Isir dalam keterangannya di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Salah satu perubahan jabatan strategis terjadi pada posisi Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops). Irjen Roycke Harry Langie yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Utara dipercaya mengemban jabatan tersebut.

Roycke menggantikan Komjen Muhammad Fadil Imran yang dimutasikan sebagai Pati Stamaops Polri dalam rangka pensiun.

Posisi Kapolda Sulawesi Utara selanjutnya diisi Brigjen Yudo Hermanto yang sebelumnya menjabat Karopaminal Divpropam Polri.

Pergantian juga terjadi di Polda Papua Barat Daya. Brigjen Hengki Haryadi yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau diangkat sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Sementara itu, Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat Daya mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Jabatan Wakapolda Riau selanjutnya diemban Brigjen Simson Zet Ringu yang sebelumnya menjabat Wakapolda Gorontalo. Posisi Wakapolda Gorontalo kemudian dipercayakan kepada Kombes Dedy Suhartono yang sebelumnya bertugas di Korlantas Polri.

Brigjen D.I. Susetio Cahyadi juga dipercaya sebagai Wakapolda Maluku Utara, menggantikan Brigjen Stephen Maleachi Napiun yang mendapat penugasan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Di tingkat Mabes Polri, Irjen Jawari mendapat amanah sebagai Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM). Dia menggantikan Irjen Anwar yang dimutasikan sebagai Pati SSDM Polri dalam rangka pensiun.

Perubahan juga terjadi pada posisi Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Kapolri. Irjen Ruslan Ependi dipercaya mengemban jabatan tersebut menggantikan Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak yang dimutasikan sebagai Pati Sahli Kapolri dalam rangka pensiun.

Sementara itu, Kombes Ian Rizkian Milyardin mendapat penugasan sebagai Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polri. Posisi tersebut sebelumnya dijabat Kombes Yudi Arkara Oktobera yang kini diangkat sebagai Karobinopsnal Baharkam Polri.

Rotasi juga mencakup penugasan di bidang pendidikan dan pengembangan kompetensi personel. Sejumlah Pati dan Pamen mendapat tugas untuk mengikuti maupun menyelesaikan pendidikan serta mengemban jabatan sebagai Widyaiswara dan dosen di lingkungan Lemdiklat Polri.

Isir mengatakan para pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas secara optimal.

"Setiap jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab. Kami berharap para pejabat yang mendapat penugasan baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang sudah berjalan, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Dia menambahkan, penyegaran organisasi diharapkan dapat menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat Polri dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

"Pada prinsipnya, seluruh proses mutasi ini merupakan bagian dari upaya organisasi untuk terus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, memperkuat kepemimpinan, dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat," tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut