Kapolri-Titiek Soeharto Tinjau Pengungsian Gempa NTT, Pastikan Penanganan Bencana Optimal
Sigit memaparkan, berdasarkan data sementara, gempa bumi di NTT telah menyebabkan 1.245 orang menjadi korban. Rinciannya, 67 orang meninggal dunia, 509 orang mengalami luka berat, dan 669 lainnya mengalami luka ringan.
Selain itu, sekitar 27.700 warga kini mengungsi di 107 titik pengungsian yang tersebar di wilayah terdampak.
"Saat ini sebagian besar lokasi pengungsian sudah dapat dijangkau. Kami bersama seluruh unsur terkait terus berbagi tugas untuk mendatangi titik-titik pengungsian, melihat langsung kondisi masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan mereka dapat terpenuhi," ujar Sigit.
Untuk memperkuat penanganan di lapangan, Polri telah mendirikan delapan posko yang berfungsi sebagai pusat pelayanan sekaligus koordinasi bagi masyarakat terdampak. Posko tersebut juga digunakan untuk menginventarisasi kebutuhan yang berkembang di lapangan.
"Selain itu, Polri telah menyalurkan 247,66 ton bantuan dari Mabes Polri maupun Polda jajaran, berupa bahan makanan, kebutuhan sandang, perlengkapan pengungsian, obat-obatan, serta kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut akan terus kami dorong sesuai hasil evaluasi kebutuhan masyarakat di setiap wilayah," ucap Sigit.