Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kontroversi Irfan Hakim Jualan Kaos Karhutla, Ini Pembelaannya!
Advertisement . Scroll to see content

Kapolri Ungkap 92 Kasus Karhutla Naik Sidik: Mengerucut ke Korporasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:50:00 WIB
Kapolri Ungkap 92 Kasus Karhutla Naik Sidik: Mengerucut ke Korporasi
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. (Foto: iNews.id/Yuwantoro)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polri telah meningkatkan 92 laporan polisi (LP) terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ke tahap penyidikan. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengatakan, penyidik kini mendalami dugaan keterlibatan korporasi dalam perkara tersebut.

“Untuk penegakan hukum sudah kita lakukan penyidikan dari 97 LP, menjadi 92 yang naik sidik. Kemudian sekarang ini sudah mengerucut pada korporasi. Ya, ini yang sedang kita, kita periksa,” kata Suyudi saat ditemui di Gedung Kementerian Hukum, Kamis (15/10/2026).

Suyudi menjelaskan, penyidikan masih berlangsung. Polri belum mengumumkan pihak-pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka maupun peran mereka dalam kasus karhutla tersebut.

“Ya, tentunya sedang dalam proses penyidikan, nanti kalau sudah kita tetapkan akan diekspos oleh Pak Kabareskrim,” ujarnya.

Selain itu, Polri terus mengerahkan personel dan peralatan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.

Suyudi mengatakan, Polri melakukan evaluasi secara berkelanjutan dan memperkuat upaya pemadaman melalui operasi di tingkat kewilayahan. Sejumlah peralatan dikerahkan untuk membantu petugas menjangkau lokasi kebakaran.

“Ya, kita sudah melakukan terus evaluasi untuk melakukan bantuan terhadap pemadaman ini. Ya, tentunya Polri dengan segala sumber daya yang ada kita turunkan untuk melakukan pemadaman,” katanya.

Menurut Suyudi, penggunaan sepeda motor trail dan kendaraan segala medan atau all-terrain vehicle (ATV) membantu personel mencapai titik api yang sulit dijangkau. Polri juga menggunakan x-fire sebagai bagian dari upaya penanganan karhutla.

“Itu yang kita lakukan,” tutur Suyudi.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut