Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNPB Fokus Tangani Karhutla di 5 Provinsi Timur Indonesia, Luas Terdampak 1.410 Hektare
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla di Merauke Papua Selatan, BNPB Temukan Titik Api Dominan di Area Konsesi Sawit

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:33:00 WIB
Karhutla di Merauke Papua Selatan, BNPB Temukan Titik Api Dominan di Area Konsesi Sawit
Kepala BNPB Kristomei Sianturi memantau titik api karhutla di area konsesi perkebunan sawit di Merauke, Papua Selatan. (Foto: BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla di Merauke Papua Selatan, BNPB Temukan Titik Api Dominan di Area Konsesi Sawit

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti tingginya kemunculan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area konsesi perkebunan kelapa sawit swasta di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Berdasarkan pemantauan selama tiga hari terakhir, wilayah konsesi tersebut menjadi salah satu lokasi dengan kemunculan titik api paling dominan.

Kepala BNPB Kristomei Sianturi mengatakan, temuan tersebut diperoleh melalui pemantauan udara dan sistem digital. BNPB kini berupaya memastikan seluruh titik api yang terdeteksi segera diverifikasi dan ditangani petugas di lapangan.

“Wilayah-wilayah seperti Okaba dan beberapa wilayah lainnya di Merauke memang memiliki titik api. Namun, dari hasil pemantauan selama tiga hari terakhir, titik api paling banyak terlihat di wilayah konsesi perusahaan itu,” ujar Kristomei dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (31/10/2026).

Untuk mempercepat penanganan, BNPB mengoptimalkan penggunaan drone dan sistem pemantauan digital. Teknologi tersebut memungkinkan petugas mengetahui posisi titik api sekaligus mengidentifikasi status penguasaan lahan, termasuk apakah lokasi kebakaran berada di kawasan konsesi perusahaan atau hutan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut