Karhutla Kalimantan Meningkat, BNPB Kembali Gencar Modifikasi Cuaca dan Siagakan 30 Helikopter
Selain OMC, BNPB menambah kekuatan operasi udara. Sebanyak 30 unit helikopter disiagakan untuk mendukung water bombing dan patroli udara di Kalimantan.
Untuk wilayah Sumatera, pemerintah menyiagakan 22 unit helikopter dalam penanganan karhutla. Jumlah armada tersebut masih dapat ditambah sesuai kebutuhan di lapangan dan arahan Presiden Prabowo Subianto melalui koordinasi dengan Kementerian Pertahanan.
Penguatan juga dilakukan pada satgas darat. Personel mendapat tambahan perlengkapan berupa Alat Pelindung Diri (APD) dan pompa air bertekanan tinggi atau high-pressure pump untuk meningkatkan efektivitas pemadaman.
Pemerintah juga menyiapkan dukungan mobil tangki air hingga 100 unit untuk setiap provinsi sesuai kebutuhan. Armada ini akan membantu distribusi air dalam operasi pemadaman di kabupaten dan kota yang terdampak karhutla.
Suharyanto menegaskan pemerintah pusat memberikan perhatian penuh terhadap penanganan karhutla di Kalimantan. Setelah meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana operasional tim gabungan serta percepatan penanganan.
“Presiden memberikan perhatian penuh dan menginstruksikan agar kebutuhan operasional di lapangan dipenuhi. Jadi bukan hanya pemadaman dari udara, tetapi juga penguatan satgas darat, peralatan, pompa, mobil tangki, dan seluruh kebutuhan yang diperlukan untuk mempercepat pengendalian karhutla,” ucap Suharyanto.
Editor: Puti Aini Yasmin