Kartini Perindo: Edukasi Anti-Hoaks Harus Diberikan Sejak Dini
JAKARTA, iNews.id – Kartini Perindo mengutuk keras maraknya berita bohong (hoaks) yang meresahkan masyarakat. Mencegah kasus-kasus ini berulang, dibutuhkan edukasi sejak dini kepada generasi muda.
Wakil Ketua Umum DPP Kartini Perindo Ratih Gunaevy mengatakan, informasi bohong dan menyesatkan seperti penculikan anak baru-baru ini maupun lainnya membuat masyarakat resah dan panik. Hal ini tidak bisa dibiarkan terus berlangsung. Para pelaku, pembuat maupun penyebar berita-berita bohong tersebut harus ditindak tegas.
Ratih menilai pembelajaran anti-hoaks perlu dilakukan sejak dini. Ini bisa dilakukan misalnya oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui ditjen PAUD dan pendidikan masyarakat serta ditjen pendidikan dasar dan menengah dengan menyisipkan pembelajaran anti-hoaks kepada anak-anak dan masyarakat.
“Perlu ada edukasi tentang hal ini (anti-hoaks) juga dari kementerian terkait. Saya sangat setuju dengan statement anti-hoaks dari pemerintah,” kata Ratih saat dihubungi, Selasa (6/11/2018).
Di sisi lain, Ratih menyarankan sebaiknya para orangtua yang menerima informasi tidak langsung menyebarluaskan kabar hoaks soal penculikan anak sebelum melihat berita tersebut dari media-media yang kredibel. Dia meminta agar para orangtua dapat memilah-milih berita yang tersebar di media sosial.