Kasus DBD di Jawa Barat 14.636 Orang, Tertinggi di Indonesia

Sindonews, Binti Mufarida ยท Selasa, 15 September 2020 - 12:42 WIB
Kasus DBD di Jawa Barat 14.636 Orang, Tertinggi di Indonesia

Ilustrasi demam berdarah dengue. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemkes) menyebut Jawa Barat merupakan provinsi dengan kasus demam berdarah dengue (DBD) tertinggi di Indonesia mencapai 14.636 orang hingga September 2020. Sementara kasus DBD di seluruh Indonesia sebanyak 84.734 kasus.

Setelah Jawa Barat ada Bali 8.935 kasus, Jawa Timur 7.026 kasus, Lampung 5.603 kasus, dan NTT 5.596 kasus. Kemudian Jawa Tengah 4.671 kasus, Jakarta 4.491 kasus, NTB 4.024 kasus, Yogyakarta 3.058 kasus, dan Riau 2.583 kasus.

“Jawa Barat di posisi teratas dengan 14.000 kasus DBD. Jakarta masih di bawah beberapa provinsi yakni Bali, Jatim, Lampung, NTT, dan Jawa Tengah, dengan 4.000-an kasus DBD,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemkes, Didik Budijanto dalam webinar di Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Didik mengatakan jumlah kasus DBD dari Januari hingga September 2020 bersifat fluktuatif. Namun, dia menegaskan terjadi peningkatan pada bulan Maret dan April.
“Jumlah kasus DBD dari Januari sampai dengan September memang fluktuatif. Tapi terlihat terjadi peningkatan pada bulan Maret dan April,” katanya.

Dia pun mengatakan saat ini semakin banyak kabupaten kota yang menjadi epidemi penyebaran kasus DBD di Tanah Air. Menurutnya terjadi peningkatan jumlah daerah dibanding tahun 1998.

“Kalau kita melihat kabupaten kota yang terjangkit kita bisa melihat dari tahun 1998 hingga 2020 makin banyak kabupaten kota yang menjadi endemis,” kata Didik.

Didik mengatakan upaya untuk mencegah kasus DBD ini bisa dilakukan dengan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan 3M Plus. Menurutnya hal itu bisa dilakukan di lingkungan, apalagi bagi mereka yang bekerja di rumah karena pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Upaya-upaya untuk bisa mengendalikan ketika terjadi pergantian musim dari kemarau ke penghujan. Ini yang perlu diantisipasi dengan kegiatan-kegiatan PSN dan 3M Plus, ini yang bisa kita lakukan,” ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama