Kasus Kebakaran Gedung Kejagung, Bareskrim Periksa PNS hingga Satpam

Puteranegara Batubara ยท Selasa, 22 September 2020 - 09:59 WIB
Kasus Kebakaran Gedung Kejagung, Bareskrim Periksa PNS hingga Satpam

Gedung Kejagung Terbakar (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Penyidik Bareskrim Polri hari ini melakukan pemeriksaan untuk mengusut kasus dugaan tindak pidana kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung). Sebanyak 17 saksi diperiksa.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo mengungkapkan, ke-17 saksi itu terdiri dari tukang bangunan atau kuli, Staf Kejagung, satpam dalam gedung dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kejagung.

"Tim penyidik gabungan Polri memeriksa 17 saksi terdiri dari Pekerja/tukang, staf Kejaksaan Agung, Kamdal dan PNS Kejaksaan Agung," kata Ferdy saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (22/9/2020).

Selain itu, kata Ferdy, polisi juga melayangkan persetujuan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan untuk tahapan persetujuan penyitaan barang bukti terkait dengan perkara ini.

"Agenda lain adalah mengajukan penetapan pers Bareksripenyitaan ke PN Jakarta Selatan dalam penyitaan barang bukti dari Puslabfor," ujar Ferdy.

Dalam penyelidikan ditemukan fakta adanya tukang bangunan atau kuli yang sedang melakukan pekerjaannya di lantai enam pada gedung tersebut.

Bareskrim Polri menyimpulkan adanya peristiwa pidana dalam kebakaran markas Korps Adhyaksa itu. Hal itu didapatkan setelah dilakukan penyelidikan mendalam.

Penyidik menemukan bahwa sumber api bukan disebabkan adanya hubungan arus pendek listrik melainkan diduga karena open flame atau nyala api terbuka.

Adapun api berasal dari lantai 6 ruang rapat Biro Kepegawaian Kejaksaan Agung Kemudian api dengan cepat menjalar ke ruang lain, karena diduga terdapat akseleran berupa ACP pada lapisan luar gedung dan cairan minyak lobi yang mengandung senyawa hidrokarbon serta kondisi gedung yang hanya disekat oleh bahan yang mudah terbakar seperti gypsum, lantai parkit, panel HPL, dan bahan mudah terbakar lainnya.

Dugaan peristiwa pidana itu didapati setelah penyidik melakukan olah TKP dan pemeriksaan kepada 131 saksi yang saat ini sudah dilakukan pemeriksaan. Tak hanya itu, Bareskrim juga meminta keterangan ahli pidana dan ahli kebakaran.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq