Kasus Pungli dan Gratifikasi Rachmat Yasin, KPK Panggil 2 Kadis Kabupaten Bogor

Ilma De Sabrini ยท Kamis, 25 Juli 2019 - 11:43:00 WIB
Kasus Pungli dan Gratifikasi Rachmat Yasin, KPK Panggil 2 Kadis Kabupaten Bogor
Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi untuk kasus dugaan pungutan liar (pungli) dan gratifikasi mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin. Kedua saksi tersebut adalah Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Bogor, Dace Supriadi, dan Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bogor, Oetje Subagdja.

“Hari ini, dijadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang saksi untuk tersangka RY (Rachmat Yasin) terkait kasus dugaan gratifikasi,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, Kamis (25/7/2019).

KPK menduga Rachmat melakukan pungutan liar dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bogor dengan nilai miliaran rupiah. Uang itu, kata Febri, diduga untuk biaya operasional sang bupati ketika itu dan kebutuhan dana kampanye Pilkada dan Pemilu Legislatif pada 2013-2014.

“RY diduga meminta, menerima, atau memotong pembayaran dari sejumlah SKPD sebesar Rp8.931.326.223,” ucap Febri.

Tidak hanya itu, KPK juga menduga Rachmat menerima gratifikasi berupa tanah dan satu unit mobil Toyota Vellfire yang tidak dilaporkan Rachmat selama 30 hari kerja ke komisi antirasuah. Atas perbuatannya, Rachmat disangkakan melanggar pasal 12 huruf f dan Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.


Editor : Ahmad Islamy Jamil