Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%, Pemerintah Dorong Investasi China Masuk RI
Di sisi lain, pemerintah mengaitkan percepatan investasi dengan agenda transformasi nasional, termasuk penguatan pangan, energi, serta kualitas sumber daya manusia.
"Presiden bersama seluruh bangsa sedang melakukan transformasi dalam berbagai aspek, mulai dari swasembada pangan dan energi hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia lewat pendidikan dan kesehatan. Program ini ditujukan agar masyarakat siap menyongsong peluang investasi sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani, nelayan, pengemudi ojek daring, dan profesi lainnya," kata Qodari.
Pemerintah juga menekankan penertiban regulasi perdagangan luar negeri untuk menjaga arus devisa dan mencegah praktik yang dinilai merugikan keuangan negara.
"Penegakan hukum dijalankan sangat tegas oleh Presiden terhadap penyimpangan yang merugikan kekayaan Indonesia. Praktik manipulasi seperti under-invoicing hingga transfer pricing semuanya diberhentikan agar tercipta kepastian berusaha yang sehat," ujar Qodari.
Qodari menyebut pembangunan pada dua tahun awal pemerintahan Prabowo Subianto menjadi fondasi untuk mempercepat pembangunan pada periode berikutnya. Dia mengaitkannya dengan target pembangunan Indonesia Emas 2045.
"Dua tahun ini Bapak Presiden telah meletakkan fondasi yang sangat kuat, dan tiga tahun ke depan kita akan akselerasi dengan secepat-cepatnya dan sekuat-kuatnya. Mengingat tahun 2045 berjarak kurang dari 20 tahun, tindakan-tindakan besar harus diambil dari sekarang untuk menyelesaikan setiap masalah," urai Qodari.
Editor: Puti Aini Yasmin