Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo: Dulu TNI Selalu Jadi Bulan-bulanan, Sekarang Polisi, Ya Tabah
Advertisement . Scroll to see content

Kelabui Polisi, 6 Orang Bersembunyi di Dek dan Toilet Bus agar Dapat Mudik

Kamis, 30 April 2020 - 12:18:00 WIB
Kelabui Polisi, 6 Orang Bersembunyi di Dek dan Toilet Bus agar Dapat Mudik
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Aksi kucing-kucingan kembali dilakukan sebagian warga agar tetap mudik. Aksi yang bertujuan untuk mengelabui pemeriksaan polisi itu dilakukan dengan bersembunyi di dek 2 dengan merebahkan kursi dan toilet bus.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menceritakan peristiwa tersebut terjadi saat petugas direktorat lalu lintas melakukan pengecekan di Pos PAM Kedung Waringin, Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 29 April 2020 pukul 22.00 WIB. Saat itu, anggota sedang melakukan pengecekan kendaraan yang lewat dan berpotensi hendak mudik yaitu bus Syifa Putra dengan nomor polisi H 7018 EO.

Bus tersebut menyalakam lampu kabin untuk mengelabui petugas agar terlihat seolah-olah tidak ada penumpang di dalam dan dapat melewati pos pantau. Namun, polisi tetap memberhentikan bus tersebut untuk melakukan pengecekan sama seperti pada kendaraan lainnya.

Saat pemeriksaan itu, polisi menemukan sebanyak 5 orang pemudik yang sedang mengumpat dengan cara meluruskan kursi penumpang dan mematikan lampu kabin bus. Tidak sampai di situ, polisi juga menemukan 1 orang yang sedang mengumpat di toilet bus.

"Ditemukan ada 5 orang merebahkan tempat duduk dan lampu dimatikan. Ditemukan juga 1 orang di dalam toilet bus," ujar Sambodo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (30/4/2020).

Polisi saat memeriksa Bus terkait larangan mudik. (Foto: ist)
Polisi saat memeriksa Bus terkait larangan mudik. (Foto: ist)

Dia mengungkapkan, para pemudik itu mengumpat dengan harapan bus yang mereka tumpangi dapat lolos menuju ke kampung halamannya di Semarang, Jawa Tengah. Selanjutnya, anggota kemudian melakukan pengecekan lebih teliti lagi di bus tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut