Keluarga Berharap Jurnalis iNews Yudistiro dan 4 Wartawan Lain Selamat usai Hilang Kontak
JAKARTA, iNews.id - Pihak keluarga meyakini jurnalis iNews Media Group Yudistiro Pranoto bersama empat wartawan lain serta tiga kru kapal dalam keadaan selamat usai hilang. Keluarga meyakini Yudis bersama rekan-rekannya hanya terdampar dan membutuhkan pertolongan.
"Mudah-mudahan harapan kami ketemu dengan selamat. Jadi kita nggak pernah kepikiran bahwa Yudis dan kawan-kawan ini, saya yakin mereka terdampar," kata juru bicara keluarga korban, Ade Danhur, di Pos Ante Mortem DVI Polda Banten, Posko SAR Gabungan, Pantai Carita, Banten, Kamis (10/9/2026).
Meski demikian, Ade menyebut seluruh keluarga juga sudah siap menerima kabar apa pun yang akan diterima. Saat ini keluarga hanya mampu berserah diri.
"Kami sebagai manusia sudah siap, kita keluarga sudah siap apa pun yang terjadi ini memang sudah risiko kerjaan jurnalis," lanjut dia.
Dalam kedatangannya ke Post Ante Mortem ini, pihak keluarga menyerahkan identitas pribadi Yudis beserta informasi ciri-ciri fisik dan apa yang dikenakan Yudis. Ade tetap berharap Yudis bisa kembali dengan selamat.
"Cuma namanya antisipasi kalau terjadi sesuatu sudah ada, komplit, ciri-ciri fisiknya Yudis itu ada kalau terjadi hal negatif," kata dia.
Sebagai informasi, kapal hilang kontak usai bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita menuju Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB dengan estimasi perjalanan sekitar dua jam. Pada pukul 14.42 WIB, kapal hilang kontak di antara perairan Carita dan Gunung Anak Krakatau.
Adapun kapal itu mengangkut 5 jurnalis. Sementara 3 orang lainnya merupakan kapten kapal, anak buah kapal dan pemandu. Identitas mereka yang belum ditemukan di antaranya:
1. Yudistiro Pranoto (jurnalis atau pewarta foto iNews)
2. Firdaus Wajidi (jurnalis Anadolu Agency)
3. Donal Husni (jurnalis freelance)
4. M. Bagus Khoirunnas (pewarta foto Antara)
5. Arie Basuki (pewarta foto Merdeka.com)
6. Warta (kapten kapal)
7. Surakman (kru kapal/ABK)
8. Heriyanto (guide/pemandu)
Editor: Reza Fajri