Kemenag Akan Setarakan Pendidikan Alquran dengan Madrasah dan Sekolah Umum

Widya Michella ยท Jumat, 19 Agustus 2022 - 18:10:00 WIB
Kemenag Akan Setarakan Pendidikan Alquran dengan Madrasah dan Sekolah Umum
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Waryono saat workshop di Banten. (Foto Kemenag).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Agama (Kemenag) akan melakukan penyetaraan Lembaga Pendidikan Alquran (LPQ) dengan penjenjangan madrasah dan sekolah umum. Nantinya di LPQ ada jenjang tingkat pendidikan dasar hingga ke atas.

"Kita merencanakan adanya penjenjangan Lembaga Pendidikan Alquran (LPQ). Kita akan benahi regulasinya yang masih berantakan. Seperti halnya madrasah atau sekolah umum, akan kita beri nama resmi untuk setiap jenjangnya mulai dari tingkat pendidikan dasar, menengah, sampai atas," ujar Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Waryono dikutip dalam laman resmi Kemenag, Jumat (19/8/2022). 

Hal ini disampaikan Waryono saat memberikan sambutan pada Workshop Penulisan Metode Pembelajaran Alquran di Tangerang Selatan, Banten, Kamis (18/8/2022).

Waryono menyampaikan  sistem penjenjangan LPQ ini nantinya akan mengadopsi pendidikan Alquran di Mesir. Pendidikan Alquran di sana telah memiliki jenjang resmi.

"Kita akan buat LPQ bisa memiliki output ijazah yang setara dengan pendidikan sekolah lain yang nantinya dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Akan kita kerjasamakan dengan Institut Ilmu Alquran dan Perguruan Tinggi Ilmu Alquran,"tutur Waryono.

Kemenag sebagai langkah awal, kata Waryono pihak nya tengah melakukan pendataan  LPQ di 37 Provinsi seluruh Indonesia. Serta menyusun direktori untuk 99.000 lembaga pendidikan Alquran untuk menghadirkan data LPQ secara valid, komprehensif, dan up to date. 

Misalnya, kata Waryono, data profilling lengkap LPQ, pemetaan guru-guru LPQ yang sudah S1 atau belum S1 dan juga potret infrastruktur pada lembaga LPQ. Hal ini menurutnya menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan agama Islam di Indonesia. 

“Terwujudnya direktori ini minimal akan mewariskan ke generasi penerus kita, bahwa di Republik ini pernah ada dan sebagiannya mungkin masih eksis tentang lembaga-lembaga Islam di Indonesia dengan Alqurannya yang sudah berumur sekian abad,” tuturnya. 

Editor : Faieq Hidayat

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda