Kemenag dan DMI Bahas Pembukaan Masjid Jelang New Normal Covid-19

Felldy Utama ยท Jumat, 29 Mei 2020 - 12:03 WIB
Kemenag dan DMI Bahas Pembukaan Masjid Jelang New Normal Covid-19

Salah Jumat di tengah pandemi virus corona (Covid-19). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Beberapa kota sudah menggelar salat Jumat jelang new normal di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Kementerian Agama (Kemenag) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) kini sedang membahas terkait rencana pemerintah untuk membuka kembali masjid di tengah pandemi virus Covid-19 di tanah air.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DMI Imam Addaruqutni menuturkan, pertemuan dilakukan di Kantor Pusat DMI, Jumat (29/5/2020). "Hari ini akan diskusi tentang pola pelaksanaan ibadah berjamaah dalam the new normal," katanya saat dihubungi iNews.id.

Dia menyampaikan, sebelumnya DMI juga sudah pernah mengeluarkan Maklumat semacam protokol Covid-19 terkait pola jemaah di masjid. Imam juga berharap maklumat bisa menjadi acuan bagi Kemenag dalam membuat sebuah aturan atau protokol ketika masjid kembali dibuka seiring berjalannya kenormalan baru ini.

Masyarakat, dia meyakini, akan menyambut keputusan difungsikannya kembali masjid. Imam melihat, umat sudah mulai merindukan menjalankan ibadah secara berjemaah.

"Saya rasa masyarakat akan mengikuti karena memang sudah terasa lama tidak ke masjid, dan masyarakat sudah mendorong agar pemerintah secepatnya mengeluarkan kebijakan yang clear terkait kemasjidan," tuturnya.

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) akan menerbitkan pedoman mengenai pembukaan kembali rumah ibadah di tengah wabah virus corona (Covid-19). Pedoman tersebut dalam rangka menindaklanjuti rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rabu, 27 Mei 2020.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi dalam pertemuan dengan Satgas Lawan Covid-19 DPR membahas persiapan membuka kembali tempat ibadah di Kemenag, Kamis, 28 Mei 2020.

"Rencana kami menerbitkannya besok, Jumat sore," ujar Fachrul ketika menjawab pertanyaan Satgas Lawan Covid-19 DPR.

Editor : Djibril Muhammad