Kemendagri Gelar Lomba Inovasi New Normal, Ini Daftar Pemenangnya

Riezky Maulana ยท Senin, 22 Juni 2020 - 11:55 WIB
Kemendagri Gelar Lomba Inovasi New Normal, Ini Daftar Pemenangnya

Ilustrasi ((Foto: yuswohady/ist).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar lomba Inovasi Daerah dalam Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19. Kegiatan lomba ini digelar dengan berbagai macam sektor, tepatnya tujuh sektor, mulai dari pasar tradisoonal hingga pelayanan terpadu satu pintu (PTSP).

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan, lomba ini atas inisiatif Kemendagri yang bekerjasama dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait. Tujuannya, guna mempersiapkan masyarakat untuk menghadapi sesuatu yang baru, dalam hal ini kebijakan new normal.

"Sebagai sesuatu yang baru, tatanan normal baru ini mempunyai tahap pengenalan atau pra kondisi agar seluruh masyarakat siap dan mampu beradaptasi. Pra kondisi ini dilakukan dengan membuat protokol kesehatan dalam berbagai sektor kehidupan dan melakukan simulasi-simulasi," katanya dalam sambutan acara penganugerahan di Gedung Kemendagri Jakarta, Senin (22/6/2020). 

Dia menjelaskan, agar lomba ini terbagi sama rata pesertanya, maka pihak panitia membagi para peserta ke dalam empat kluster pemerintah daerah (Pemda). Pertama, lomba antar Provinsi, antarkota, antarkabupaten, dan antarkabupaten perbatasan atau daerah tertinggal. 

Lebih lanjut, Tito menyampaikan, mekanisme mengikuti lomba, setiap Pemda diminta untuk membuat video berdurasi maksimal dua menit. Video tersebut harus yang menggambarkan protokol kesehatan dan simulasi di sektor yang dipertandingkan. 

Adapun tujuh sektor yang dimaksud, yaitu pasar tradisional, pasar modern, hotel, restoran, tempat wisata, transportasi publik, serta pelayanan terpadu satu pintu atau PTSP.

"Untuk membuat video tersebut tentunya Pemda harus menyusun protokol kesehatan, dengan melibatkan ahli kesehatan dan bekerjasama dengan stakeholder yang digarapnya di daerah masing-masing, seperti operator pasar tradisional, pemilik hotel, restoran dan sebagainya," tuturnya.

Agar perlombaan semarak dan kompetitif, selain piagam penghargaan, kata Tito, para pemenang akan diberikan Dana Intensif Daerah (DID). Menurutnya, untuk pemenang pertama di setiap kategori dan setiap cluster daerah diberikan DID sebesar 3 miliar rupiah, pemenang kedua 2 miliar rupiah, dan pemenang ketiga satu miliar rupiah.

"Sehingga total terdapat 84 pemenang terdiri atas juara 1,2 dan 3 untuk 7 sektor kehidupan dan 4 Cluster Pemda dengan total hadiah DID sebanyak 168 miliar rupiah," katanya.

Berikut daftar pemenang di setiap sektor dan cluster:


1. Sektor Pasar Tradisional.

Cluster Provinsi: Bali, Sulawesi Selatan, dan Lampung


Cluster Kota:

Bogor, Semarang, Palembang


Cluster Kabupaten:

Banyumas, Lumajang, Semarang


Cluster Kabupaten Tertinggal:

Lembata, Seram Bagian Barat, Pesisir Barat.


2. Sektor Pasar Moderen.

Cluster Provinsi: Jawa Timur, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta.


Cluster Kota:

Bogor, Sukabumi, Semarang


Cluster Kabupaten:

Aceh Tamiang, Kebumen, Tulungagung


Cluster Kabupaten Tertinggal:

Seram Bagian Barat, Belu, Nias.


3. Sektor Restoran.


Cluster Provinsi

Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jambi.


Cluster Kota:

Bogor, Tangerang, Jambi.


Cluster Kabupaten:

Trenggalek, Tabalong, Lumajang.


Cluster Kabupaten Tertinggal:

Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Seram Bagian Barat.


4. Sektor Hotel.

Cluster Provinsi:

Jambi, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan


Cluster Kota:

Pekanbaru, Surabaya, Semarang


Cluster Kabupaten:

Trenggalek, Kebumen, Sintang 


Cluster Kabupaten Tertinggal:

Sumba Barat Daya, Seram Bagian Barat, Tojo Una-una.


5. Sektor PTSP 


Cluster Provinsi:

Sukawesi Tenggaea, Kalimantan Utara, Jawa Tengah


Cluster Kota:

Bekasi, Bandung, Surabaya


Klaster Kabupaten:

Trenggalek, Sinjai, Situbondo


Klaster Kabupaten Tertinggal:

Nias, Seram Bagian Barat, Sumba Barat


6. Sektor Tempat Wisata.


Cluster Provinsi:

Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan.


Cluster Kota:

Semarang, Bogor, Pare-pare


Cluster Kabupaten:

Sintang, Gunung Kidul, Trenggalek


Cluster Kabupaten Tertinggal:

Sigi, Rote Ndao, Seram Bagian Barat


7. Sektor Transportasi Umum.


Cluster Provinsi:

Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Tengah.


Cluster Kota:

Bengkulu, Banda Aceh, Semarang.


Cluster Kabupaten:

Sintang, Tegal, Tapanuli Utara.


Cluster Kabupaten Tertinggal:

Jayawijaya, Seram Bagian Barat, Kepulauan Sula.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq