Kemendagri Jemput Bola Ganti Dokumen Kependudukan Warga yang Hilang saat Banjir

Wildan Catra Mulia ยท Sabtu, 04 Januari 2020 - 19:26 WIB
Kemendagri Jemput Bola Ganti Dokumen Kependudukan Warga yang Hilang saat Banjir

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mengunjungi warga terdampak banjir di beberapa wilayah. Kunjungan itu bertujuan untuk jemput bola mengganti dokumen kependudukan yang hilang atau rusak akibat banjir.

Kunjungan pertama dilakukan oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, ke Kelurahan Pejagalan Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (04/01/2020). “Hari ini saya bersama teman-teman Dinas Dukcapil DKI memberikan penggantian dokumen kependudukan hasil pendataan tanggal 2 dan tanggal 3 (Januari 2020),” kata Zudan.

Penggantian dokumen kependudukan yang difasilitasi Ditjen Dukcapil tersebut yakni e-KTP, kartu keluarga (KK), akta kelahiran, hingga akta kematian. Semuanya diberikan secara gratis untuk mengganti dokumen kependudukan yang hilang atau rusak akibat banjir.

“Hari ini kami bagi kartu keluarga, kemudian akta kematian, e-KTP, dan akta kelahiran yang hilang atau rusak kemarin. Nah semuanya dibagikan tanpa dipungut biaya,” ujarnya.

Dia menuturkan, penggantian dokumen kependudukan tersebut diberikan tanpa prosedur yang menyulitkan masyarakat, termasuk tanpa surat pengantar RT maupun RW. “Tidak perlu juga (surat) pengantar kepolisian. Dokumen yang hilang dan rusak langsung kami ganti, bisa perorangan maupun kolektif melalui RT/RW masing-masing,” ucapnya.

Selain ke Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara, Zudan dan jajaran melanjutkan kunjungan ke Kantor Kelurahan Gaga, Kota Tangerang, Banten. Setelah itu, Zudan melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Tangerang dan Kota Bekasi untuk menjemput bola ke beberapa lokasi terdampak banjir lainnya.

Program Dukcapil Peduli (Penggantian Dokumen Hilang) adalah upaya Ditjen Dukcapil untuk membantu warga dalam mendapatkan dokumen adminduk yang hilang/rusak dikarenakan bencana banjir. Prosedur penggantian dokumen tersebut yaitu, pertama, warga melaporkan dokumen adminduk yang hilang akibat banjir ke kelurahan.

Selanjutnya, pihak kelurahan melaporkan melalui web yang disediakan pemerintah. Ditjen Dukcapil akan memproses dokumen berdasarkan basis data yang tersedia. Ditjen Dukcapil lalu menyalurkan dokumen-dokumen baru itu kepada kelurahan terdampak bencana banjir.

Pelayanan keliling di daerah terdampak bencana banjir, yang dilaksanakan berdasarkan permintaan kelurahan/kecamatan. Adapun dokumen adminduk yang telah dicetak ulang karena bencana banjir berdasarkan permohonan warga melalui Kelurahan Pejagalan pada 2-3 Januari 2019 sebanyak 9 KK, 8 KTP, 5 KIA, dan 6 akta kelahiran.

Sementara, untuk kartu keluarga yang dicetak ulang karena banjir di Kelurahan Gaga sebanyak 102 lembar.


Editor : Ahmad Islamy Jamil