Kemendagri Yakin Partisipasi Pemilu 2024 Tetap Tinggi
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) optimistis tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024 tetap tinggi. Pandemi Covid-19 diyakini tak jadi penghambat untuk mencapai itu.
Direktur Politik Dalam Negeri Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Syarmadani pun menyinggung tingkat partisipasi Pilkada 2020 yang mencapai 76,09 persen. Dia membandingkannya dengan tingkat partisipasi pemilu Amerika Serikat yang berada di angka 66,9 persen.
"Sebagai pembanding, partisipasi pemilih Indonesia di 2020 itu 76,09 persen, di saat yang sama bila dibandingkan Amerika Serikat 66,9 persen yang katanya sangat tinggi terhadap kesehatan dan demokrasi yang bagus," ujarnya dalam diskusi virtual pada Kamis (9/9/2021).
Syarmadani pun membandingkannya dengan tingkat partisipasi pemilu di Korea Selatan yang hanya 66,2 persen. Menurutnya, antusias masyarakat bakal tetap dianggap tinggi walaupun sedang pandemi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti pakai masker, sarung tangan, dan mengatur jadwal kedatangan sampai adanya penyemprotan dilakukan petugas.
Tinggal 30 Bulan Menuju Hari Pencoblosan Pemilu 2024, Airlangga Minta Kader Golkar Persiapkan Diri
"Ternyata antusias masyarakat tetap datang dengan protokol, misalnya menggunakan sarung tangan, masker, mengatur jam kedatangan terus hand sanitizer, dan juga penyemprotan bisa membuat masyarakat yakin datang ke TPS. Coba juga kita bandingkan dengan Korsel cuma 66,2 persen," ucapnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan Kemendagri menafsirkan masyarakat Indonesia merupakan pemilih-pemilih yang optimistis. Dia juga memastikan pemerintah bakal meyakinkan pemilih bisa mengikuti Pemilu 2024 dengan aman.
"Kami menafsirkan bahwa masyarakat kita adalah Pemilih yang optimistis. Sebab keyakinan yang diberikan negara, pemerintah, dan semua pihak bahwa mereka merasa bahwa kami bisa mengikuti pemilihan," ucapnya
Syarmadani pun menyampaikan saat ini pemerintah tetap melakukan persiapan. Berdasarkan catatannya, perlu adanya dukungan aktor-aktor antara lain seperti penyelenggara, kontestan-peserta, dukungan partai politik, calon pasangan, dan pemerintah dalam pelaksanaan Pemilu 2024.
Editor: Rizal Bomantama