Kemenhub Larang Truk Bermuatan Lebih Menyeberang Merak-Bakauheni pada Februari

Antara ยท Minggu, 19 Januari 2020 - 11:28 WIB
Kemenhub Larang Truk Bermuatan Lebih Menyeberang Merak-Bakauheni pada Februari

Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat, Kemenhub Budi Setiyadi. (Foto: ist)

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melarang truk dengan muatan berlebih (over loading) dan dimensi menyeberang dari Merak ke Bakauheni maupun sebaliknya. Larangan itu berlaku pada Februari 2020.

Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat, Kemenhub Budi Setiyadi mengungkapkan, aturan itu diterapkan karena negara banyak mengalami kerugian dari truk yang bermuatan lebih tersebut. Contohnya, jalan-jalan yang rusak karena tidak sesuai kekuatan jalan dengan beban yang dibawa truk.

"Penyeberangan truk dengan potensi over dimensi dan loading bulan Februari tidak bisa dilewatkan," katanya di Bandarlampung, Minggu (19/1/2020).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, menurut dia, sejak 2017 hingga saat ini sedang menyelesaikan peraturan terkait truk bermuatan lebih dan dimensi. "Kemungkinan peraturan tersebut selesai di 2021," ujarnya.

Budi mengatakan telah menjabarkan blue print peraturan truk bermuatan lebih dan dimensi itu. Bahkan, pihaknya sudah banyak mengantisipasi dan mencegah agar jalan-jalan tidak cepat rusak.

"Salah satunya Februari kita melarang truk yang potensi over untuk melakukan penyeberangan dan di Januari ini di jalan tol sedang diterapkan," katanya.

Kemenhub, Budi menjelaskan, berupaya menjaga aspek keselamatan berkendara di jalan tol, lantaran 30 persen kecelakaan di jalan tol karena truk bermuatan lebih.


Editor : Djibril Muhammad