Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Beri Izin Tinggal Darurat ke WNA
Advertisement . Scroll to see content

Kemenhub Siapkan 10 Bandara Beroperasi 24 Jam untuk Percepat Pemulihan Penerbangan

Senin, 07 September 2026 - 19:35:00 WIB
Kemenhub Siapkan 10 Bandara Beroperasi 24 Jam untuk Percepat Pemulihan Penerbangan
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. (Foto: Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan 10 bandara untuk beroperasi selama 24 jam guna mempercepat pemulihan jadwal penerbangan yang terdampak erupsiGunung Anak Krakatau. Sejumlah bandara alternatif juga disiapkan untuk menampung pengalihan penerbangan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, langkah tersebut disampaikan dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto, Senin (7/9/2026).

"Kami juga menyiapkan bandara 10 bandara yang beroperasi 24 jam bapak presiden untuk bisa menampung pengalihan penerbangan dan juga mempercepat pemulihan jadwal penerbangan," ujar Dudy dalam ratas, Senin (7/9/2026).

Dudy turut menyampaikan perkembangan terbaru penanganan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau dari sektor transportasi, khususnya penerbangan. Dari delapan bandara yang sebelumnya ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik, satu bandara telah kembali beroperasi.

"Semula kami menutup operasional sementara 8 bandara yang terdampak, yaitu Soekarno Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten, Budiarto, Husein Sastranegara, Taufiq Kiemas, Pondok Cabe, dan Bandara Atung Bungsu Pagar Alam. Namun, perpagi ini kami telah membuka kembali Bandara Atung Bungsu Pagar Alam karena hasil evaluasi sudah tidak terdampak lagi dengan abu vulkanik," kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut