Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Gajah Mati Diduga akibat Dicat Pink demi Konten Medsos, Ini Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

Kemenhut Usut Kematian 2 Gajah di Bengkulu, Libatkan Tim Gabungan

Sabtu, 02 Mei 2026 - 02:03:00 WIB
Kemenhut Usut Kematian 2 Gajah di Bengkulu, Libatkan Tim Gabungan
Kemenhut menerjunkan tim gabungan untuk mengusut kematian dua gajah di Bengkulu. (Foto: Dok. Kemenhut)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) prihatin dua ekor gajah ditemukan mati di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. Tim telah dikerahkan ke lokasi untuk mengusut kematian kedua satwa liar yang dilindungi itu.

"Saat ini, tim gabungan telah bekerja di lapangan untuk memastikan penyebab kematian secara ilmiah melalui proses nekropsi dan analisis laboratorium," kata Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut Ristianto Pribadi dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).

Menurut dia, laporan awal diterima Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu pada 29 April 2026. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim segera berkoordinasi dengan aparat setempat, termasuk Polsek Sungai Rumbai, untuk melakukan langkah antisipatif dan persiapan pengecekan lapangan.

Pada 30 April 2026, lanjutnya, tim BKSDA Bengkulu bersama dokter hewan diberangkatkan menuju lokasi guna melakukan verifikasi dan penanganan awal, termasuk persiapan tindakan nekropsi. 

Ristianto mengatakan konfirmasi visual menunjukkan adanya dua ekor gajah yang mati, terdiri dari satu individu dewasa dan satu anakan dalam posisi berdekatan. Kedua gajah itu diduga merupakan induk dan anak, dengan posisi berdekatan. 

Dia mengatakan hasil pengamatan awal, kondisi gading kedua satwa tersebut masih utuh. Hingga saat ini, penyebab kematian kedua gajah tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan nekropsi serta analisis laboratorium lebih lanjut.

Lebih lanjut, dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi atas penyebab kematian gajah. Dia meminta petugas diberi ruang untuk menjalankan proses investigasi secara optimal.

Ristianto menegaskan Kemenhut akan mengusut tuntas kejadian ini secara transparan dan berbasis ilmiah, serta terus memperkuat upaya perlindungan satwa liar dilindungi melalui kolaborasi lintas pihak.

"Apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum, akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut