Kemenkes: 25.000 Orang Indonesia Meninggal Dunia per Tahun akibat Kanker Darah
"Kita sering mengira tulang itu organ struktural seperti bangunan beton. Tapi sebenarnya, di dalam tulang ada pabrik spesifik yang memproduksi sel-sel darah. Kalau pabrik ini mengalami kesalahan produk, timbul penyakit kanker darah," tutur Dante.
Menurut Dante, tingginya angka tersebut menunjukkan perlunya tata laksana kanker yang tepat. Pemerintah pun mendorong penguatan layanan agar penanganan kanker darah dapat dilakukan secara lebih optimal.
Salah satu penanganan yang dikembangkan adalah transplantasi sumsum tulang atau transplantasi sel punca hematopoietik.
Direktur Utama RS Kanker Dharmais dr. Eniarti mengatakan, pihaknya telah melakukan 16 transplantasi sel punca hematopoietik sejak program tersebut mulai dikembangkan pada 2016.
"Setelah melalui berbagai tahapan pengembangan, program transplantasi sumsum tulang di Rumah Sakit Kanker Dharmais terus mengalami perkembangan dan penguatan hingga tahun 2026 telah dilaksanakan 16 transplantasi sel punca hematopoietik," kata Eniarti.