Kemenkes Aktifkan Health Emergency Operation Center di Daerah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Langkah tersebut penting mengingat abu vulkanik dapat menimbulkan sejumlah keluhan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan, mata, dan kulit.
Selain mengaktifkan HEOC, Kemenkes juga menyiapkan fasilitas kesehatan untuk menangani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.
Untuk keluhan pada saluran pernapasan, sejumlah fasilitas kesehatan telah disiapkan dengan peralatan seperti nebulizer dan oksigen konsentrator.
Masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan setelah terpapar abu vulkanik diminta segera mendatangi Puskesmas terdekat.
Kemenkes juga menyiapkan obat tetes mata untuk masyarakat yang mengalami keluhan pada mata akibat paparan abu. Sementara untuk gangguan pada kulit, fasilitas kesehatan telah menyiapkan salep kulit.