Kemenkes Konfirmasi Dokter Andito Mohamad Wibisono Meninggal Dunia akibat Campak
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonformasi dr Andito Mohamad Wibisono, dokter muda di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pagelaran, Cianjur, meninggal dunia akibat terpapar virus campak.
Informasi ini disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman. Menurutnya, sebelum meninggal dunia dr Andito Mohamad Wibisono mengalami gejala klinis seperti demam, ruam merah, serta sesak napas.
Karena mengalami gejala tersebut, dr Andito dilarikan ke RSUD Cimacan, Cianjur, pada 25 Maret 2026. Tim medis pun telah melakukan penanganan medis sesuai standar, namun pasien dinyatakan meninggal dunia pada 26 Maret 2026.
"Berdasarkan hasil investigasi sementara, pasien mengalami penyakit campak dengan komplikasi pneumonia yang memperburuk kondisi kesehatannya," kata Aji dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu (29/3/2026).
Viral Selebgram Positif Campak Malah Keluyuran, Kemenkes Beri Peringatan Keras!
Aji melanjutkan, saat ini Kemenkes bersama Dinas Kesehatan Cianjur tengah melakukan penyelidikan epidemiologi lapangan per 27 Maret 2026. Penyelidikan meliputi penelusuran orang-orang yang sempat berkontak erat dengan almarhum, mencari sumber penularan, dan melakukan penilaian risiko atas insiden tersebut.
Selain itu, tim kesehatan juga telah memberikan vitamin A kepada sejumlah orang yang diduga kontak erat dengan pasien untuk mencegah penularan semakin meluas.
Cegah Campak, Jangan Pegang Bayi saat Lebaran Ya!