Kemenkes Ungkap 41 Persen Anak Indonesia Alami Gigi Berlubang, Bisa Berdampak ke Jantung
Selain pencegahan, Kemenkes melibatkan siswa dalam edukasi kesehatan gigi melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Program tersebut dikembangkan melalui konsep "Detektif Gigi Berlubang".
Dalam program itu, siswa UKS diberikan edukasi untuk membantu memantau kondisi gigi teman sebaya. Kemenkes juga menyiapkan modul kurikulum bagi sekolah sebagai panduan pelaksanaan program tersebut.
"Anak-anak di UKS diajarkan untuk menjadi 'Detektif Gigi Berlubang' supaya mereka bisa periksa teman-temannya. Kita ajarin, ada kurikulumnya, kita udah buat modul kurikulum untuk sekolah dari Kementerian Kesehatan untuk lihat, 'Oh ini giginya masih lubang'. Nanti kalau ketemu gigi yang berlubang, dilaporkan ke gurunya, gurunya bisa melakukan rujukan ke Puskesmas terdekat," katanya.
Editor: Dani M Dahwilani