Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Breaking News: Kontak Tembak dengan OPM di KM 50 Area PT Freeport, 1 Prajurit TNI Gugur 1 Luka 
Advertisement . Scroll to see content

Kemhan Tegaskan Komponen Cadangan Bukan Program Bimsalabim

Sabtu, 09 Oktober 2021 - 06:42:00 WIB
Kemhan Tegaskan Komponen Cadangan Bukan Program Bimsalabim
Personel komponen cadangan (komcad) yang ditetapkan Presiden Joko Widodo di Lapang Pusdiklatpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (7/10/2021). (Foto/MPI/Adi Haryanto)
Advertisement . Scroll to see content

Tak hanya itu, di dalam kolom FAQ, Kemhan juga ditanya apakah anggota Komcad yang terlatih akan menjadi preman dan ancaman terhadap masyarakat umum. Ditegaskan Kemhan, proses seleksi menjadi anggota Kemhan sudah amat ketat, jadi hal-hal seperti itu sudah diantisipasi sedari awal dengan menyediakan beragam tes seperti psikologi dan profiling.

"Anggota Komcad ketika tidak dimobilisasi atau tidak bertugas terikat dengan hukum positif yang berlaku seperti layaknya masyarakat sipil lainnya. Kekawatiran masyarakat umum terkait hal tersebut bisa dimaklumi, namun TNI sejak awal melakukan proses rekruitmen secara ketat. Dimulai dari tes psikologi, profiling, dll," papar Kemhan.

"Selain itu pengawasan yang ketat pula ketika mereka sudah menjadi anggota Komcad. Jadi semua langkah mitigasi dilakukan secara maksimal," tutupnya.

Sekadar informasi, pembentukan Komcad dimulai pada bulan Mei yakni pendaftaran tanggal 17-31 Mei 2021. Lalu, seleksi tanggal 1 sampai 17 Juni 2021. Latihan dasar kemiliteran digelar 21 Juni sampai 18 September 2021. Terakhir adalah 7 Oktober 2021 merupakan tahapan penetapan sebagai komponen cadangan.

Sebanyak 3.103 orang telah menjalani pelatihan di beberapa lokasi. Adapun detilnya Rindam Jaya 500 orang, Rindam III Siliwangi 500 orang, Rindam IV Diponegoro 500 orang, Rindam V Brawijaya 500 orang, Rindam XII Tanjungpura 499, Universitas Pertahanan 604 orang.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut