Kemlu Ungkap Kondisi 4 WNI yang Disandera Perompak Somalia
“Nah berdasarkan informasi yang diperoleh saat ini, pada kapal tersebut diawaki oleh 4 ABK WNI, 10 ABK Pakistan dan 1 ABK India dan Myanmar,” ujar dia.
Saat ini, Kemlu tengah fokus dalam penanganan penyelamatan yang melibatkan otoritas pemerintah setempat, tokoh masyarakat hingga pelaku usaha terkait.
“Upaya penanganan masih terus berlangsung melalui koordinasi otoritas pemerintah setempat, tokoh masyarakat serta pelaku usaha terkait dengan tetap mengedepankan keselamatan para ABK WNI,” kata dia.
Sebelumnya diberitakan, salah satu sandera adalah kapten kapal bernama Ashari Samadikun, warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Melalui sambungan video call dan pesan suara yang memilukan, Ashari mengabarkan kondisi darurat yang dialaminya bersama kru lainnya.
Dalam komunikasi singkat dengan istri dan teman satu angkatannya di sekolah pelayaran, Ashari menceritakan awal mula kapal yang berangkat dari Oman menuju Somalia itu dikuasai perompak. Para pembajak bersenjata lengkap tersebut meminta uang tebusan dalam jumlah besar.
Jika permintaan tebusan tersebut tidak segera dipenuhi, para perompak mengancam tidak akan segan-segan menembak mati seluruh kru kapal.
"Mereka (perompak) minta tebusan, kalau tidak kru akan ditembak," ujar Ashari dalam rekaman yang diterima pihak keluarga, Senin (27/4/2026).
Editor: Reza Fajri