Kenduri Ageng, Warga Yogyakarta Berebut Sungkem dengan Sri Sultan
YOGYAKARTA - Perhelatan kenduri ageng dan open house dalam rangka menyambut pelantikan Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X sebagai Gubernur DIY, Jumat (20/10/2017) siang berlangsung meriah.
Ribuan warga dari berbagai pelosok daerah di DIY rela antre dan berdesak-desakkan di Bangsal Kepatihan, kompleks kantor Gubernur DIY agar bisa sungkem (memberikan hormat) dengan Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengku buwono X dan permaisurinya, Kanjeng Gusti Ratu Hemas.
Mereka juga memberikan ucapan rasa syukur dan selamat atas dilantiknya Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai Gubernur DIY.
“Ini kan pesta rakyat dalam rangka mangayubagyo pelantikan gubernur lima tahun ke depan. Harapan kami Yogya selalu aman tenteram,” kata salah satu warga, Wahyuntono.
Hal senada diungkapkan warga lainnya, Subariyah. Meski harus antre panjang dan berdesak-desakkan dengan warga lainnya, Subariyah mengaku senang bisa ikut sungkeman dan mengayubagyo.
“Ya, senang bisa salaman dengan Sultan. Semoga masyarakat Yogya lebih maju dan tetap istimewa,” katanya.
Sri Sultan HB X mengatakan kedatangan warga ke Bangsal Kepatihan untuk memberikan ucapan selamat dan bersyukur atas pelantikan gubernur. “Ini cuma kenduri. Kami minta doa restunya saja,” kata Sri Sultan.
Permaisuri Sri Sultan, GKR Hemas berharap dengan kenduri ini Gubernur DIY yang baru dilantik bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Program lima tahun ke depan yang dicanangkan gubernur pada paparan di DPRD bisa diimplementasikan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Kenduri Ageng dan open house ditandai dengan doa bersama dan pemotongan nasi tumpeng oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai bentuk wujud syukur. Ada sepuluh nasi tumpeng lengkap dengan ayam ingkung dan lauk pauk lain yang disajikan untuk disantap bersama masyarakat Yogyakarta.
Tak hanya itu, aneka masakan tradisional, seperti empal gentong, bakso, soto dan nasi merah sayur lombok hijau sebanyak 3.000 porsi pun dibagikan gratis kepada warga yang datang ke acara kenduri ageng ini. Warga berharap setelah dilantik, Sri Sultan HB X mampu menjalankan program lima tahun ke depan, yakni mengentaskan kemiskinan dan menyejahterakan rakyat.
Selain kenduri ageng dan open house, rangkaian kegiatan mangayubagyo pelantikan Gubernur DIY dan Wakil Gubernur DIY masa bakti 2017-2022 juga akan diisi dengan banyak acara hingga akhir Oktober ini. Di antaranya, gelar seni mangayubagyo, gelar budaya rakyat, doa syukur lintas agama dan merti desa.
Editor: Zen Teguh