Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ide Bisnis 2026 Laris Manis Banjir Cuan, Ini Rahasianya!
Advertisement . Scroll to see content

Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan

Selasa, 03 Februari 2026 - 17:52:00 WIB
Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan
PHR mengelola defisit energi di Blok Rokan. (Foto: dok PHR)
Advertisement . Scroll to see content

PEKANBARU, iNews.id – Di dunia migas, ketangguhan sebuah perusahaan tidak diuji saat semua berjalan lancar, melainkan saat krisis menghantam. Ketika pasokan gas dari pihak ketiga (TGI) terhenti awal Januari lalu, sumber energi untuk pembangkit listrik fasilitas produksi pun anjlok. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dihadapkan pada matematika yang pelik.

Beban listrik normal yang dibutuhkan untuk mengoperasikan Blok Rokan adalah 435 Megawatt (MW). Namun akibat gangguan suplai gas eksternal, daya yang dapat dibangkitkan merosot tajam, memaksa sistem turun ke level survival 100 MW. Ada defisit 335 MW. Sebagai gambaran, daya sebesar itu cukup untuk menerangi sebuah kota kecil.

Kehilangan daya sebesar itu di blok migas tersibuk di Indonesia bisa berarti bencana: produksi berhenti total, peralatan rusak, dan target negara melayang. Namun yang terjadi di Rumbai bukanlah kepanikan, melainkan eksekusi presisi dari sebuah sistem pertahanan yang telah disiapkan bertahun-tahun.

Publik mungkin hanya melihat "lampu yang meredup" atau produksi yang terkoreksi sesaat. Namun di balik layar, sebuah orkestrasi rumit sedang dimainkan antara sistem otomatisasi canggih dan ketajaman analisa para insinyur.

Pertahanan Kokoh: Protokol 10 Level

Senior Manager Power Generation & Transmission (PGT) Winarto menjelaskan arsitektur pertahanan energi di Blok Rokan. "Sistem kelistrikan PHR dibangun dengan lapisan pertahanan yang kokoh," ucapnya.

PHR memiliki Sistem Manajemen Beban yang ditinjau secara ketat setidaknya setiap tiga tahun sekali. Sistem ini memiliki protokol otomatis yang disebut 10 Level Pemadaman (Load Shedding).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut