Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir
Advertisement . Scroll to see content

Ketua DPD: Belum Terwujudnya Sila ke-5 Pancasila Akar Persoalan Bangsa

Sabtu, 25 September 2021 - 09:49:00 WIB
Ketua DPD: Belum Terwujudnya Sila ke-5 Pancasila Akar Persoalan Bangsa
Ketua DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyebut akar persoalan bangsa yaitu belum terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai pandemi Covid-19 memberi hikmah kepada bangsa Indonesia. Antara lain terungkapnya kelemahan-kelemahan fundamental yang harus menjadi titik awal pekerjaan besar bangsa ke depan.

Menurut LaNyalla, kelemahan-kelemahan fundamental itu harus segera dibenahi secara menyeluruh dan harus menyentuh akar persoalannya.

"Akar persoalan yang terjadi di republik ini adalah belum terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata LaNyalla saat memberi sambutan dalam acara Mujahadah Sholawat Ummi, Jumat (24/9/2021) malam di komunitas Alam Jabar di Rancaekek secara virtual.

Menurutnya, perbaikan atas persoalan-persoalan fundamental tersebut hanya dapat dilakukan melalui penyempurnaan Konstitusi. Karena harus  dimulai dengan perbaikan sistem ketatanegaraan, penguatan lembaga perwakilan, dan membuka peluang bagi putra putri terbaik bangsa untuk menjadi pemimpin nasional hingga koreksi atas arah kebijakan perekonomian nasional. 

"Itu semua harus ditempuh melalui Amendemen Konstitusi. Inilah alasan mengapa DPD mengajak elemen masyarakat untuk mendukung upaya Amendemen Konstitusi dengan menekankan kepada satu semangat yaitu sebagai momentum untuk melakukan koreksi atas arah perjalanan bangsa ini. Sehingga cita-cita luhur para pendiri bangsa, termasuk cita-cita luhur para ulama pejuang di masa sebelum kemerdekaan dapat kita wujudkan," ucap dia.

Dalam memperjuangkan kebenaran demi perbaikan bangsa dan negara, lanjut LaNyalla, harus dilakukan dengan penuh kesungguhan. Dia menjelaskan dalam Islam dikenal tiga istilah yang berakar pada kata dasar yang sama, yaitu Ij’tihad, Mujahadah, dan Jihad. Semua itu merupakan pengembangan dari kata dasar Jahada yang berarti kesungguhan. 

"Jika Ij’tihad merupakan kesungguhan pada aspek pemikiran dan Jihad adalah kesungguhan pada aspek fisik, maka Mujahadah
merupakan kesungguhan pada aspek rohani," ujar Senator asal Jawa Timur itu.

Oleh karena itu LaNyalla berharap acara Mujahadah Sholawat Ummi memberi dorongan energi langit kepada perjuangan yang dilakukan DPD. Sehingga semua jalan terbuka dan segala urusan terselesaikan dengan pertolongan serta ridho Allah.

Komunitas Alam Jabar merupakan komunitas yang aktif dalam aksi sosial keagamaan di Jawa Barat yang dipimpin Ipang Gajayana Mahardika. Dalam acara tersebut hadir mengisi tausiyah Habib Murtadho dan anggota Komisi Fatwa MUI Pusat KH Yunan Azkarruzaman.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut