Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Jamin Stok Pangan RI Aman di Tengah Perang AS-Israel Vs Iran
Advertisement . Scroll to see content

Ketua DPD Ingatkan Pentingnya Sistem Pengawasan Distribusi Pupuk Subsidi

Jumat, 28 Januari 2022 - 17:54:00 WIB
Ketua DPD Ingatkan Pentingnya Sistem Pengawasan Distribusi Pupuk Subsidi
Ketua DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengingatkan pentingnya sistem pengawasan dalam pendistribusian pupuk subsidi. (Foto dok DPD RI).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengingatkan pentingnya sistem pengawasan dalam pendistribusian pupuk subsidi, baik disalurkan melalui distributor maupun kios resmi. Dengan begitu, kemungkinan penyelewengan distribusi pupuk subsidi bisa dikendalikan.

"Kita tak ingin hak petani terhadap pupuk subsidi dirampas. Maka yang perlu diperkuat adalah mekanisme pengawasan secara ketat, berjenjang dan terikat," kata LaNyalla, Jumat (28/1/2022).

Senator asal Jawa Timur itu melanjutkan, tanpa pengawasan, pelanggaran sangat mungkin terjadi, terutama mengenai harga penjualan di tingkat petani. Hal ini tentu saja merugikan petani. Pemerintah telah memberikan subsidi pupuk tetapi petani menjadi pihak yang dirugikan alias tak menikmati kehadiran pemerintah.

Dikatakannya, meski proses pencatatan kebutuhan pupuk di kalangan petani sudah terekam secara elektronik melalui E-RDKK, namun yang menjadi kendala adalah distribusi di lapangan. Dalam konteks pendistribusian belum ada mekanisme pengawasan yang terukur, sehingga penyelewengan kerap kali terjadi.

"Saya kira perlu ada satuan tugas khusus mengenai distribusi pupuk subsidi ini. Kita ketahui bersama, pupuk subsidi ini menyangkut hajat hidup petani dan berkaitan erat dengan pemenuhan pangan secara nasional. Artinya, persoalan pupuk subsidi ini sangat vital," tegas LaNyalla.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut