Ketua DPD Miris Ada Generasi Milenial Terlibat Aksi Terorisme
La Nyalla meminta kepada Kominfo untuk dapat melakukan penyaringan kanal-kanal youtube atau media sosial lainnya terkait paham-paham radikal. Paham radikal ini sangat rentan terhadap generasi milenial.
"Tugas kita adalah melindungi generasi muda kita dari ajaran yang salah. Sebab, Informasi yang disampaikan BIN menyebutkan bahwa generasi milenial mudah terpapar radikalisme dari media sosial dengan rentang usia 17-24 tahun," ujarnya
La Nyalla juga meminta Kominfo, Polri, BIN dan Kementerian Pendidikan untuk lebih gencar memberikan informasi-informasi yang benar terkait terorisme. Dengan cara ini propaganda terorisme bisa diimbangi.
"Jika terorisme menyebar konten-konten dengan narasi ketidakadilan, kita dapat membuat narasi herois membela negara, prestasi dan menjaga keluarga atau konten lainnya," kata Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu.
Editor: Ibnu Hariyanto