Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Obat hingga Kosmetik Wajib Bersertifikasi Halal per 17 Oktober 2026
Advertisement . Scroll to see content

Ketua DPD Tegaskan Paket Obat Pasien Isoman Covid-19 Tak Boleh Diperjualbelikan

Jumat, 16 Juli 2021 - 15:29:00 WIB
Ketua DPD Tegaskan Paket Obat Pasien Isoman Covid-19 Tak Boleh Diperjualbelikan
Ketua DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi peluncuran 300.000 paket obat dan vitamin untuk pasien covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi peluncuran 300.000 paket obat dan vitamin untuk pasien covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman). LaNyalla meminta pemerintah daerah (Pemda) bekerja sama dengan TNI/Polri mengawasi penyaluran bantuan tersebut agar tidak diperjualbelikan.

Peluncuran paket obat isoman gratis untuk rakyat dilakukan Presiden Joko Widodo secara virtual, Kamis (15/7/2021). Sebanyak 300.000 paket obat akan diberikan untuk pasien orang tanpa gejala (OTG) atau bergejala ringan berdasarkan pendataan Puskesmas di wilayah berisiko di Pulau Jawa dan Bali.

“Program paket obat isoman gratis untuk rakyat merupakan inisiasi yang baik. Sebab, Indonesia sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19. Di masa seperti ini, banyak pasien covid-19 yang kesulitan mendapat perawatan, apalagi banyak terjadi kelangkaan obat,” tutur LaNyalla, Jumat (16/7/2021).

Menurutnya, bantuan obat dan vitamin ini akan mengurangi beban rumah sakit (RS) yang sudah kewalahan. Dia berharap pemberian obat tersebut akan mengurangi angka kasus kematian pasien Corona yang melakukan isolasi mandiri.

“Untuk mendapatkan paket obat ini, masyarakat yang melakukan isoman harus berkonsultasi dulu dengan pihak Puskesmas. Artinya ada pengawasan dari tenaga kesehatan kepada pasien isoman. Cukup 547 orang saja yang meninggal saat isoman, jangan lagi kasus serupa terulang,” tuturnya.

Pasokan obat gratis untuk pasien yang isoman ini disiapkan oleh Kementerian BUMN. Pendistribusiannya dibantu oleh jajaran TNI yang akan mengerahkan personel Bintara Pembina Desa (Babinsa).

“Kami ucapkan terima kasih kepada TNI yang menugaskan personel Babinsa membantu pendistribusian obat bagi masyarakat yang terjangkit covid-19. Program ini akan sangat membantu, khususnya bagi masyarakat di daerah yang tidak mendapat akses pelayanan telemedicine,” kata LaNyalla.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut