Ketua DPR Minta Karang Taruna Bangkitkan Semangat Generasi Muda Hadapi Pandemi
Puan mengakui Karang Taruna sedikit banyak sudah berpartisipasi dalam mengatasi berbagai masalah. Namun, ia tetap mengingatkan agar terus ditingkatkan partisipasi tersebut.
“Karang Taruna selama ini sudah terus menjadi organisasinya anak muda yang tidak pernah mager (malas gerak), yang selalu aktif menghadirkan solusi untuk mengentaskan persoalan-persoalan sosial sampai ke desa-desa,” ungkapnya.
“Karang Taruna perlu terus mengingatkan anak muda Indonesia bahwa kita memiliki warisan besar dari para pendiri bangsa dan generasi-generasi sebelumnya,” imbuhnya.
Warisan besar itu berupa nilai-nilai kebangsaan yang bersumber pada Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi identitas bangsa Indonesia. Menurut Puan, warisan tersebut harus dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda sebagai panduan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Jangan pernah menganggap bahwa nilai-nilai kebangsaan kita akan bisa terus bertahan ketika kita diamkan. Apalagi di masa sekarang ketika kemajuan teknologi sudah membawa masyarakat dan bangsa di dunia terbuka dan terhubung secara sosial, ekonomi, budaya, dan politik,” papar mantan Menko PMK itu.
Lebih lanjut, Puan tak menampik kemajuan teknologi membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik meskipun ada juga dampak negatifnya. Menurut Puan, jika tidak diantisipasi kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dianggap akan membuat generasi muda mengalami disorientasi dalam cara pandang terhadap kehidupannya sebagai warga bangsa Indonesia.
“Jangan sampai generasi penerus masa depan bangsa kita tercerabut dari akar-akar budaya bangsa baik dalam hal etika maupun moral sebagai komunitas bangsa dan tenggelam dalam pusaran gejolak disrupsi dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi,” katanya.
Editor: Faieq Hidayat