Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Puspadaya Gelar Pelatihan Menulis untuk Warga Binaan LPKA Tangerang, Dorong Kemandirian Ekonomi
Advertisement . Scroll to see content

Ketua Komisi I DPRD Bandung Apresiasi Pengabdian Masyarakat KCK FEB Universitas Widyatama

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:23:00 WIB
Ketua Komisi I DPRD Bandung Apresiasi Pengabdian Masyarakat KCK FEB Universitas Widyatama
Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita. (Foto: dok DPRD Bandung)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara dari sisi ekonomi, peningkatan kualitas produk dan akses pemasaran diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus bekal bagi warga binaan untuk membangun kemandirian setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Radea menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan warga binaan tidak semata-mata diukur dari jumlah produk yang dihasilkan. Lebih dari itu, keberhasilan juga terlihat dari meningkatnya keterampilan, tumbuhnya kepercayaan diri, serta kesiapan warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri.

Oleh karena itu, Radea berharap kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Universitas Widyatama, di bawah kepemimpinan Rima Rahmayanti, selaku ketua tim PKM, dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mentransformasikan pengetahuan, kreativitas, dan inovasi menjadi solusi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Aktivitas kolaborasi seperti ini tidak boleh berhenti di sini dan bisa terus disinkronisasikan dengan program Pemerintah Kota Bandung, serta dikembangkan di berbagai wilayah, sehingga ilmu yang dimiliki para dosen dan perguruan tinggi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tuturnya.

Dia berharap model pemberdayaan berbasis ecopreneurship tersebut dapat terus dikembangkan sebagai salah satu pendekatan dalam membangun kemandirian warga binaan, sekaligus mendukung upaya pengurangan sampah dan penguatan ekonomi masyarakat.

"Ini adalah bentuk pemberdayaan yang sangat terintegrasi. Ada pendidikan, ada keterampilan, ada proses menghasilkan produk, kemudian ada upaya membuka pasar. Kalau seluruh mata rantai ini dapat berjalan dengan baik, maka manfaatnya akan jauh lebih besar bagi warga binaan," katanya.

Editor: Rizqa Leony Putri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut