Ketua MPR Bamsoet Ingatkan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19 Mudah Picu Konflik
JAKARTA, iNews.id - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai Pilkada serentak 2020 di 270 daerah pada masa pandemi Covid-19 sangat dilematis. Sebab, kontestasi di tengah kondisi ekonomi sulit saat ini akan mudah mengakibatkan munculnya konflik.
Hal itu dikatakan Bamsoet ini dalam diskusi daring bertajuk 'Menjaga NKRI di Tengah Politisasi Penanggulangan Pandemi Covid-19 yang digelar Ikatan Jurnalis UIN Jakarta, Rabu (2/9/2020). Dia menilai konflik yang akan mudah muncul konflik horizontal antar masyarakat.
"Banyak faktor yang dapat menjadi pemantik lahirnya konflik horizontal. Kontestasi politik di tengah himpitan kondis perekonomian di masa pandemi akan sangat mudah dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Yang mungkin tidak kita sadari," kata Bamsoet.
Dia kembali mengingatkan, hal-hal kecil dalam situasi ini akan dengan mudahnya menjadi pemantik melemahnya ikatan kebangsaaan bersama. “Bila tidak kita kelola dengan baik, dapat menggerus konsepsi NKRI sebagai sebuah konsensus nasional,” tuturnya.
Pada situasi seperti ini pula, sikap kritis terhadap pemerintah juga penting. Selain sebagai implementasi iklim demokrasi yang sehat, kritik merupakan bagian dari koreksi untuk memperbaiki kebijakan yang dinilai kurang tepat.
“Dengan menghadirkan argumentasi dari berbagai sudut pandang, dalam konsesi ini kritik yang terukur dan konstruktif justru sangat dibutuhkan,” papar Bamsoet.
Politikus Golkar itu mengingatkan agar seluruh upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 di Tanah Air tetap dilakukan secara transparan dan akuntabel. Indonesia dinilai perlu belajar penanganan Covid-19 pada negara-negara yang sukses.
Satu hal yang dia tangkap dari kesukesan itu adalah keterlibatan seluruh komponen bangsa dalam melakukan pencegahan penularan virus berbahaya ini.
“Oleh karena itu transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi prioritas dalam Implementasi berbagai kebijakan dalam penanggulangan pandemi serta dampaknya,” ujarnya.
Dia menilai satu kesuksesan dalam menangani pandemi tidak hanya bergantung dari formulasi dan implementasi kebijakan yang tepat. Tetapi harus didukung dengan seluruh komponen bangsa.
Bamsoet mengajak masyarakat untuk memiliki pandangan yang sama dalam menangani Covid-19. Bersatu, bahu-membahu agar krsis kesehatan dan ekonomi ini dapat dilalui bersama menjadi opsi terbaik.
“Saat ini adalah saat bagi kita untuk bergandengan tangan. Bahu membahu, bergotong royong bersama sebagai satu kesatuan bangsa dalam menghadapi pandemi Covid -19,” katanya.
Editor: Kastolani Marzuki