Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Saat Para Jenderal Ikut Defile HUT ke-80 TNI, Ada Putra Try Sutrisno
Advertisement . Scroll to see content

Kisah 5 Mantan Jenderal TNI yang Hidup Sederhana, Nomor 4 Menolak Diberikan Pengawal dan Ajudan 

Jumat, 16 Desember 2022 - 10:58:00 WIB
Kisah 5 Mantan Jenderal TNI yang Hidup Sederhana, Nomor 4 Menolak Diberikan Pengawal dan Ajudan 
Jenderal AH Nasution merupakan sosok yang sederhana (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

2. Mayor Jenderal TNI Mung Parahadimulyo
Mayor Jenderal TNI Mung Parahadimulyo (Foto: ist)
Mayor Jenderal TNI Mung Parahadimulyo (Foto: ist)


Mayjen TNI (Purn) Mung Parahadimulyo sangat dikenal Kopassus. Dia pernah memimpin RPKAD (cikal bakal Kopassus) pada 1958-1964. 

Mung dikenal sebagai jenderal yang bersahaja. Ini diceritakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam bukunya. Meski seorang jenderal, Mung ternyata tak punya pembantu rumah tangga. 

Bangun pukul 04.30 WIB, Mung menyapu dan mengepel rumah. Setelah semua pekerjaan rumah selesai, barulah jenderal kelahiran Yogyakarta itu berangkat ke kantor. 

Tetapi tidak hanya itu yang membuat banyak orang terkesan. Mung juga sangat disiplin dan menempatkan urusan dinas bukan menjadi hal pribadi. Salah satunya tentang kendaraan.

Lantaran Mung tak memiliki kendaraan lain selain kendaraan dinas, anak Mung harus berjalan kaki ke sekolah sedangkan istrinya naik becak untuk belanja.

3. Jenderal Try Sutrisno

Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno (Foto: Istimewa)
Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno (Foto: Istimewa)

Mantan Panglima ABRI dan Wakil Presiden keenam RI, Jenderal (Purn) TNI Try Sutrisno patut dijadikan teladan tentang kesederhanaan. Try Sutrisno menceritakan dirinya justru menyicil rumah selama 15 tahun justru setelah dirinya pensiun dari jabatan Panglima ABRI. 

Cerita itu disampaikan Try melalui wawancara di akun Youtube Irma Hutabarat - HORAS INANG yang dilihat Kamis (17/11/2022). 

"Ketika pensiun beliau tidak punya rumah dan tak punya uang. Nyicil selama 15 tahun untuk membayar rumah yang dihuni sekarang ini, Rp85 juta harganya. Seorang Jenderal bintang 4 yang pernah jadi Pangdam berkali kali, KASAD, PANGAB TNI, dan Wakil Presiden," tulis Irma.

Pria kelahiran Surabaya tahun 1935 itu mengatakan dia memilih rumah dinas Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) untuk dibeli dengan cara dicicil. Dia menjelaskan saat itu sebagai mantan KSAD dipersilakan membeli rumah dinas KSAD. 

"Saya milih rumah KSAD, saya enggak punya, ditawari. Adik-adik saya gak minta, saya dipersilakan Bapak boleh mantan KSAD beli rumah dinas. Saya waktu itu jadi KSAD 4 tahun. Saya gak mikir (rumah)," ujarnya.

Selanjutnya, Jenderal M Jusuf dan Jenderal Djoko Santoso

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut