Kisah Abdul Hadi, Penyandang Tunanetra Penulis Artikel Website TNI AD
"Kami tidak minta untuk dikasihani, kami hanya butuh pengakuan dan kesempatan. Untuk itu saya berpesan kepada teman-teman disabilitas lainnya khususnya penyandang tunanetra untuk terus berkarya dan berjuang sesuai kapasitasnya masing-masing," ujarnya.
Pria yang juga menjual makanan khas Bangka Belitung ini berharap, selama ada niat dan kemauan, keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk meraih cita-cita.
Dia pun meminta para penyandang disabilitas tidak pernah menyerah untuk meraih mimpi. Sebab, dalam pemikirannya jendela dunia memberi kesempatan kepada orang-orang yang mampu menggapai masa depan dengan optimistis.
Sebelum mengakhiri kesan dan pesan, Hadi menyampaikan bahwa apresiasi kepada dirinya juga dapat membantu kebutuhan sehari-hari keluarganya. "Termasuk untuk membayar kontrakan dan menyekolahkan anak sekolah," tutur dia.
Selain Kadispenad, Sesdispenad dan para Kasubdispenad, dalam acara tersebut juga hadir Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 2 Dispenad Cabang 1 PG Mabesad Ny Fenty Candra Wijaya beserta pengurus Persit Ranting 2 Dispenad, seluruh personel Dispenad, Warakawuri dan purnawirawan mantan anggota Dispenad.
Editor: Zen Teguh