Kisah Gajah Mada Pimpin Pasukan Bhayangkara Menumpas Pemberontakan dan Selamatkan Raja

Nanang Sobirin ยท Senin, 25 Juli 2022 - 05:49:00 WIB
Kisah Gajah Mada Pimpin Pasukan Bhayangkara Menumpas Pemberontakan dan Selamatkan Raja
Patih Gajah Mada memimpin pasukan Bhayangkara yang bertugas memastikan keselamatan raja Majapahit. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Majapahit sebagai kerajaan besar di Nusantara tak lepas dari ancaman pemberontakan. Salah satunya pemberontakan Ra Kuti yang terjadi tahun 1319.

Pemberontakan itu dipimpin oleh Ra Kuti, salah seorang Dharmaputra. Peristiwa ini berlangsung saat Majapahit dipimpin Prabu Jayanegara.

Jabatan Dharmaputra diketahui dari naskah Pararaton namun tidak diketahui dengan pasti apa tugas dan wewenang Dharmaputra. Pararaton hanya menyebutkan para Dharmaputra disebut sebagai pengalasan wineh suka yang artinya "pegawai istimewa yang disayangi raja".

Mereka diangkat oleh Raden Wijaya dan tidak diketahui lagi keberadaannya setelah tahun 1328. Dr Purwadi dalam buku Sejarah Raja-Raja Jawa (Penerbit Media Abadi, 2007) menulis di antara sejumlah Dharmaputra, Ra Kuti terlihat paling unggul.

Ra Kuti selalu berusaha untuk mendapatkan kepercayaan raja serta selalu berusaha dekat dengan raja. Ternyata, Ra Kuti punya misi khusus. Dia sangat ingin membunuh raja karena telah menjadi penyebab meninggalnya sang istri dan merusak rumah tangganya.

Untuk memuluskan niatnya, Ra Kuti membentuk barisan bawah tanah guna membunuh Sang Prabu Jayanegara. Di satu malam, Ra Kuti dan teman-temannya memaksa masuk istana. Para senopati perang yang sedang tidur pulas banyak yang menjadi korban keganasan pedang Ra Kuti dan teman-temannya.

Tetapi, niat Ra Kuti membunuh Jayanegara tidak kesampaian. Sebab, Jayanegara yang sedang tidur pulas diangkat dan dibawa lari mengungsi oleh Gajah Mada.

Kala itu, Gajah Mada yang menjadi komandan pasukan khusus Bhayangkara, dikisahkan didukung 15 prajurit pengawal raja yang masih setia.

Pasukan Bhayangkara merupakan penjaga keamanan raja yang terdiri atas orang-orang sakti dan setia yang terpilih. Anggota Bhayangkara dipilih melalui seleksi ketat.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:








Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda