Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Sukses UMKM Nawla lewat Produk Fesyen Berkualitas di Shopee
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Inspiratif Anak Sopir Bus Malam yang Berhasil Lulus Cumlaude

Senin, 14 Maret 2022 - 15:42:00 WIB
Kisah Inspiratif Anak Sopir Bus Malam yang Berhasil Lulus Cumlaude
Wisudawati UNY Cumlaude (screenshot UNY)
Advertisement . Scroll to see content

Diketahui, Nike hanya mengandalkan materi SBMPTN dari satu buku latihan yang diberikan oleh orang tuanya. Namun, ia tak mau terus menyesali hal itu dan berusaha bangkit.

"Saya kecewa pada diri sendiri dan patah semangat, tetapi orang tua saya tetap menginginkan saya kuliah dan meminta saya mendaftar di perguruan tinggi swasta. Namun karena biayanya tinggi saya mendaftar dengan setengah hati," imbuh Nike.

Namun, tak sengaja Nike mengetahui bahwa UNY membuka seleksi jalur mandiri. Ia pun mendaftar jurusan pendidikan akuntansi sebagai pilihan pertamanya karena ingin menjadi seorang guru tanpa pilih kasih.

Bermodalkan buku SBMPTN yang diberikan oleh orang tuanya itu, Nike akhirnya berhasil diterima di UNY dengan UKT rendah. Ia bahkan mendapatkan beasiswa bidikmisi sehingga bisa membantunya menyewa kos di sekitar kampus.

Gadis yang lahir pada 5 September 1999 pun berusaha tidak mengecewakan keluarganya dengan belajar sebaik mungkin. Ia selalu mengingat kerja keras dari orang tuanya untuk bisa menyekolahkannya.

"Tugas selalu saya kerjakan tepat waktu dan tidak pernah absen. Saya selalu berhemat saat di kos meskipun ayah saya tidak pernah terlambat memberi uang makan," kisahnya.

Ternyata, situasi pandemi membuat kondisi keuangan keluarganya terpuruk karena sang ayah tidak bisa bekerja. Akhirnya, ibunya mulai berjualan nasi goreng hingga nasi kotak. Nike dan adiknya turut membantu sang ibu berjualan.

Tak hanya itu, Nike juga mulai membuka les privat untuk anak SD sampai SMP. Harapannya, hal itu bisa meringankan beban ekonomi keluarga.

Walaupun sibuk membantu ibunya berjualan, Nike ternyata juga mengerjakan tugas akhir skripsi. Skripsi tersebut dikerjakan dengan berbagai laptop bersama adiknya.

"Saya terkadang tidak tidur dan tidak makan saat mengerjakan skripsi/revisi. Hal tersebut saya lakukan karena mungkin laptop akan digunakan adik saya untuk kuliah," katanya.

Nike pun bersyukur pada Februari 2022 kemarin berhasil mengikuti wisuda. Ia pun mengingatkan agar selalu disiplin dan memiliki sifat legowo pada segala ekspektasi yang tak terwujud.

"Kedua orang tua saya yang hanya sopir bus dan penjual nasi goreng dapat mengantarkan anaknya bergelar sarjana, hanya ini kebahagiaan yang bisa saya berikan untuk mereka. Selama sekolah dan kuliah, saya menyadari disiplin itu penting tetapi juga harus diimbangi sifat legowo supaya kalau ekspektasi tidak terwujud maka diri bisa menerima dan tidak berlarut-larut dalam kecewa” tutup Nike.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut