Kisah Perempuan Saudi Temukan Ibunya di Indonesia setelah Berpisah 20 Tahun

Riezky Maulana ยท Selasa, 24 Desember 2019 - 07:01 WIB
Kisah Perempuan Saudi Temukan Ibunya di Indonesia setelah Berpisah 20 Tahun

Ibu dari perempuan warga Arab Saudi datang ke kantor Kedubes Arab Saudi di Jakarta untuk berbicara dengan putrinya melalui Skype, Jumat (20/12/2019). (Foto: Okaz/Saudi Gazette).

JAKARTA, iNews.id – Perjuangan panjang seorang perempuan Arab Saudi untuk menemukan sang ibu akhirnya membuahkan hasil. Untuk pertama kali setelah terpisah 20 tahun, perempuan tersebut berbicara dengan ibunya yang berada di Indonesia.

Momen mengharukan itu terjadi di Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi di Jakarta. Pertemuan itu memang baru sebatas percakapan lewat video. Keduanya berkomunikasi melalui Skype.

"Reuni antara ibu dan anak itu sangat menyentuh, terutama bahwa ibunya tidak berbicara bahasa Arab," kata Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Essam bin Abed Al-Thaqafi kepada Koran Okaz, dikutip dari Saudi Gazette, Senin (23/12/2019).

Essam tak merinci identitas perempuan Saudi tersebut. Namun dia menerangkan bahwa perempuan yang tinggal di Riyadh tersebut telah meminta bantuan Kedubes Saudi di Jakarta untuk menemukan ibunya.

Sang ibu meninggalkan Saudi setelah suaminya yang warga negara Petrodolar itu meninggal dunia. Putrinya baru berusia tiga tahun ketika itu.

Menurut Essam, Kedubes Saudi segera memeriksa file-file lama. Dari hasil penelusuran ditemukan bahwa pernikahan orangtuanya didokumentasikan resmi oleh kedua negara, Indonesia dan Saudi. Setelah itu, kedutaan pun melakukan pencarian intensif.

”Dilakukan pencarian luas oleh staf kedutaan sampai sang ibu ditemukan. Hasil ini juga tak lepas dari bantuan sejumlah petugas di Indonesia,” kata Essam.

Ibu tersebut datang ke kantor Kedubes Saudi, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat (20/12/2019). Dia pun menatap haru putrinya yang telah dewasa itu.

Kedubes Saudi mengatakan dalam akun Twitter bahwa mereka merencanakan pertemuan tatap muka antara keduanya. Reuni itu kemungkinan dilaksanakan di Indonesia atau di Riyadh tempat anak perempuannya tinggal.


Editor : Zen Teguh