Kisah Pritta 19 Kali Ditolak Beasiswa, Kini Lulus S2 di London
Meski begitu, semangat prita tak selalu stabil. Ada masa ia berhenti sejenak menghadapi dinamika hidup, termasuk saat sebagai penyintas gempa Palu. Namun, di saat-saat yang berat, selalu ada teman dan sahabatnya yang terus mengingatkan betapa penting mengejar kesempatan beasiswa.
Kisah Inspiratif Chreestella, Satu-satunya Peserta asal NTT Lolos Taruna Bhayangkara
Pritta kembali bangkit dan semangat. Setelah sempat berhenti sejenak, ia kembali melangkah dengan perspektif yang lebih matang. Ia percaya bahwa untuk terus berjalan, seseorang tidak harus selalu berlari.
Pritta diketahui karier di sektor pembangunan sosial. Selama lebih dari satu dekade, ia terlibat dalam berbagai inisiatif yang berfokus pada pemenuhan hak anak, mulai dari tingkat komunitas hingga advokasi kebijakan.
Pengalaman tersebut membentuk pemahaman bahwa perlindungan anak bukan hanya soal kepedulian, tetapi juga membutuhkan pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan. Ia pun berkeinginan untuk berkontribusi bagi anak-anak Indonesia.
Kesempatan akhirnya datang pada 2023. Saat itu, Pritta dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa LPDP. Ia melanjutkan studi magister di bidang Education Policy and Society di King's College London.