Kisah Prof Komarudin, Anak Petani Tukang Dedek Sukses Jadi Rektor UNJ 2 Periode
Tingkat ekonomi keluarga Komarudin yang hanya "tukang dedek" dan penuh keterbatasan ini, tidak lantas membuat dirinya berkecil hati dalam mengenyam pendidikan. Komarudin tetap semangat dan berjuang dalam menjalani pendidikan.
Komarudin yang menghabiskan masa kecilnya di Desa Bulak, Jatibarang, Indramayu ini, menyelesaikan pendidikan dasarnya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bulak III Indramayu pada tahun 1977. Semasa bersekolah di SDN Bulak III Indramayu, dia dikenal sebagai siswa yang aktif dalam berorganisasi, olahraga, kegiatan sosial, serta berprestasi. Hal ini dibuktikan dengan predikat lulusan terbaik pada SDN Bulak III Indramayu.
Hal yang hampir sama juga dilakukan semasa Komarudin menempuh pendidikannya di jenjang Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) I Jatibarang Indramayu. Ia kembali menorehkan prestasinya semasa di SMPN I Jatibarang Indramayu dan menjadi lulusan terbaik pada tahun 1981.
Selepas lulus dari SMPN I Jatibarang Indramayu, dia diminta orang tuanya melanjutkan studi lanjutnya di salah satu SMAN unggulan di Cirebon karena prestasi dan nilai pelajaran yang bagus. Namun karena kekawatiran orang tua atas biaya sekolah dan keinginan untuk cepat bekerja, Komarudin kemudian melanjutkan studinya di Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Negeri Indramayu.
Selama bersekolah di SPG, Komarudin memperoleh keseimbangan antara belajar dan organisasi. Hal ini terbukti, meski aktif berorganisasi dan sempat menjadi Ketua Umum OSIS selama satu tahun (1982-1983). Dia juga lulus dengan predikat sebagai lulusan terbaik SPGN Indramayu tahun 1984.