Kisah Siswa Yatim Piatu Papua Pegunungan Berhasil Jadi Paskibraka Nasional, Impian sejak SD
Tak lama kemudian, kakak kelas Julia menanyakan kesediaannya untuk bergabung dalam pelatihan pasukan pengibar bendera. Julia langsung menyambut tawaran tersebut. "Setelah itu, jadi kami selalu latihan setiap sore sepulang sekolah. Latihan dan terus latihan," katanya.
Perjalanan Julia menjadi Paskibraka Nasional tidak mudah. Jarak rumah ke sekolah yang cukup jauh menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapinya.
Dengan sepeda motor, perjalanan dari rumah menuju sekolah membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Namun, ketika tidak memiliki uang untuk membeli bensin, Julia rela berjalan kaki agar tetap bisa mengikuti latihan baris-berbaris yang berlangsung pukul 14.00 hingga 17.00.
Kondisi tersebut tidak membuat Julia menyerah. Dia tetap rajin berlatih karena yakin suatu saat dapat terpilih menjadi anggota Paskibraka Nasional.
"Saya sangat semangat karena menurut saya, saya percaya diri. Pasti saya akan bisa jadi Paskibraka nasional. Jadi bagaimanapun tantangannya, cobaan, godaan, saya lewati," imbuh dia.