Kisah Sukses BJ Habibie Perkuat Rupiah saat Krisis 1998, Melesat ke Rp6.500 per Dolar AS
JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah kembali berada di atas Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan, Jumat (16/10/2026). Di tengah tekanan terhadap mata uang garuda, pengalaman Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie dalam menghadapi krisis moneter 1998 menjadi salah satu catatan sejarah tentang upaya memulihkan rupiah dan kepercayaan pasar.
Ketika menjabat sebagai presiden menggantikan Soeharto, Habibie mewarisi kondisi ekonomi yang berat. Indonesia menghadapi kontraksi ekonomi, gejolak sektor keuangan, serta pelemahan rupiah yang membuat situasi semakin sulit.
Habibie memang tidak lama memimpin Indonesia. Masa jabatannya berlangsung sekitar 1 tahun 5 bulan, tetapi periode singkat itu diwarnai sejumlah kebijakan untuk menstabilkan perekonomian nasional.
Salah satu capaian yang menonjol terlihat dari perbaikan pertumbuhan ekonomi. Setelah terkontraksi sekitar 13,13 persen pada 1998, ekonomi Indonesia kembali tumbuh positif sebesar 0,79 persen pada 1999.
Pergerakan rupiah juga menunjukkan pemulihan. Pada Juni 1998, nilai tukar rupiah sempat terpuruk hingga sekitar Rp16.650 per dolar AS.